Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Partai Golkar, Kharisma Dwi Saputra, melaksanakan Reses Pertama Masa Sidang Pertama Tahun 2026 guna menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Selebar dan Kecamatan Kampung Melayu. Kegiatan tersebut digelar di kediaman Hj. Mardensi, S.Ag., M.Pd., di Kelurahan Pagar Dewa, Selasa (17/2/2026).

Serap Aspirasi Warga, Legislator Kharisma Dwi Saputra Prioritaskan Infrastruktur dan Pendidikan di Dapil III.


‎Reses dihadiri tokoh masyarakat, warga setempat, serta perwakilan kelompok perempuan dan pemuda. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai usulan dan keluhan terkait kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka, mulai dari infrastruktur hingga kegiatan sosial keagamaan.

‎Kharisma Dwi Saputra mengatakan, sejumlah persoalan yang disampaikan masyarakat masih berkisar pada kebutuhan dasar, terutama perbaikan dan peningkatan infrastruktur. Warga, kata dia, mengeluhkan kondisi fasilitas umum yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

‎“Masih ada warga yang mengeluhkan infrastruktur di lingkungan mereka. Selain itu, ada juga usulan penambahan ruang kelas belajar baru di SMP Negeri 5 Kota Bengkulu untuk menunjang kegiatan belajar mengajar,” ujar Kharisma.

‎Selain sektor pendidikan, warga juga meminta pemasangan lampu penerangan jalan di beberapa titik yang dinilai masih minim pencahayaan. Menurut warga, keberadaan lampu jalan sangat penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan, terutama pada malam hari.

‎Tak hanya itu, kelompok ibu-ibu juga mengusulkan agar kegiatan remaja masjid atau risma dihidupkan kembali. Mereka berharap aktivitas keagamaan di masjid dapat berjalan lebih aktif sehingga mampu membina generasi muda serta memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

‎Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kharisma menegaskan seluruh usulan warga akan dicatat dan dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD. Ia menyebutkan aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dalam penyusunan program pembangunan daerah.

‎“Semua usulan dan saran warga kami tampung. Selanjutnya akan kami tindak lanjuti dan perjuangkan melalui rapat paripurna DPRD Kota Bengkulu agar dapat masuk dalam program prioritas pemerintah daerah,” katanya.

‎Ia juga menegaskan bahwa kegiatan reses menjadi momentum penting bagi anggota legislatif untuk turun langsung ke masyarakat, mendengar kebutuhan riil di lapangan, serta memastikan kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kepentingan warga.

‎Menurut Kharisma, komunikasi yang baik antara wakil rakyat dan masyarakat harus terus dijaga agar pembangunan dapat berjalan tepat sasaran. Ia berharap warga tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun keluhan, karena hal tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan di lembaga legislatif.

‎Melalui reses tersebut, diharapkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di Dapil III dapat segera mendapatkan solusi, baik melalui program pembangunan fisik, peningkatan layanan pendidikan, maupun penguatan kegiatan sosial keagamaan di lingkungan masyarakat.