Merangin, Berita Merdeka Online Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0420/Sarko dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Sejak pagi hari, jajaran prajurit TNI bersama anggota Persit Kartika Chandra Kirana terlihat bergotong royong mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan kurban, mulai dari proses penyembelihan hewan, pengemasan daging hingga pendistribusian kepada warga yang membutuhkan di wilayah sekitar Makodim 0420/Sarko.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Makodim 0420/Sarko itu berjalan tertib, aman, dan lancar. Semangat kebersamaan begitu terasa saat para anggota TNI saling bahu membahu menjalankan tugas masing-masing demi kelancaran kegiatan sosial tahunan tersebut.

Prajurit Kodim 0420 Sarko melaksanakan penyembelihan dan pembagian daging kurban Iduladha 1447 Hijriah di Makodim.

Komandan Kodim (Dandim) 0420/Sarko, Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, mengatakan bahwa ibadah kurban memiliki makna mendalam, bukan hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai sarana memperkuat hubungan sosial dan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, Hari Raya Iduladha menjadi momen penting untuk menumbuhkan nilai keikhlasan, pengorbanan, serta rasa syukur dalam kehidupan bermasyarakat dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Kegiatan kurban ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian kepada masyarakat. Semoga daging kurban yang dibagikan dapat bermanfaat dan membawa berkah bagi semua,” ujar Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto saat memberikan keterangan di sela kegiatan.

Ia menambahkan, semangat gotong royong yang tercermin dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban menunjukkan soliditas dan kekompakan keluarga besar Kodim 0420/Sarko. Kebersamaan tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Dalam pelaksanaan kurban tahun ini, panitia memastikan proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dan standar kebersihan yang berlaku. Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban langsung dikemas untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Warga sekitar Makodim 0420/Sarko menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi kepedulian jajaran TNI yang rutin melaksanakan pembagian daging kurban setiap momentum Iduladha.

Selain menjadi bentuk ibadah, kegiatan kurban juga dinilai mampu mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial dinilai semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Seluruh anggota Kodim terlihat antusias mengikuti kegiatan, mulai dari proses pemotongan hewan kurban hingga distribusi kepada masyarakat. Suasana kekeluargaan tampak begitu kental selama kegiatan berlangsung.

Tidak hanya prajurit, anggota Persit juga turut aktif membantu proses pengemasan daging kurban agar distribusi berjalan cepat dan tepat sasaran. Kekompakan antara prajurit dan keluarga besar Kodim menjadi pemandangan yang mencerminkan nilai gotong royong dan solidaritas sosial.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban di Makodim 0420/Sarko kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur. Doa tersebut dipanjatkan agar seluruh prajurit Kodim 0420/Sarko senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah diharapkan dapat menjadi pengingat penting bagi seluruh personel TNI untuk terus menjaga semangat pengorbanan, ketulusan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparat negara.

Melalui kegiatan sosial keagamaan seperti ini, Kodim 0420/Sarko menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dalam memperkuat nilai kemanusiaan dan kebersamaan. (Moh Basori)