BOYOLALI, Berita Merdeka Online — Polres Boyolali melalui Satuan Intelkam terus melakukan pengawasan dan pendataan terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) serta LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Boyolali, Kamis (9/4/2026).

Langkah ini dilakukan guna menjamin kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dan proses distribusi berjalan tanpa hambatan.

Unit II (Ekonomi) Sat Intelkam turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi stok dan alur distribusi.

Dari hasil pengecekan di TBBM Teras Boyolali, petugas menemukan bahwa persediaan BBM masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa hari ke depan.

Rinciannya, Pertalite diperkirakan bertahan hingga sekitar satu pekan, Pertamax sekitar delapan hari, sementara Solar mencapai hampir dua pekan.

Selain memastikan ketersediaan, petugas juga mengawasi distribusi BBM ke seluruh SPBU di wilayah Boyolali.

Hingga saat ini, penyaluran ke 25 SPBU terpantau berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

Di sisi lain, ketersediaan LPG 3 kilogram juga menunjukkan kondisi yang stabil. Sepanjang April, jumlah stok tercatat lebih dari satu juta tabung.

Distribusi LPG tersebut disalurkan melalui tiga SPBE dan puluhan agen resmi yang tersebar di berbagai kecamatan di Boyolali, sehingga mampu menjangkau kebutuhan masyarakat secara merata.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, menegaskan bahwa pihaknya belum menemukan adanya indikasi kelangkaan maupun penyimpangan dalam distribusi LPG bersubsidi.

Ia memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas pasokan.

“Stok BBM dan LPG 3 kilogram masih dalam kondisi aman. Distribusi juga berjalan lancar. Kami akan terus melakukan pemantauan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tegasnya.

Polres Boyolali turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.

Warga diimbau menggunakan BBM dan LPG secara bijak sesuai kebutuhan sehari-hari.

Dengan ketersediaan yang terjaga dan distribusi yang terkendali, diharapkan aktivitas masyarakat di Kabupaten Boyolali dapat terus berjalan dengan lancar tanpa terganggu oleh persoalan energi. (liem)