Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Manajemen Mega Mall Bengkulu resmi membuka lomba konten kreatif bagi masyarakat umum yang berlangsung 2–31 Maret 2026. Kegiatan ini memanfaatkan platform media sosial seperti TikTok dan Instagram sebagai sarana publikasi sekaligus ruang ekspresi bagi kreator lokal untuk menampilkan ide dan kreativitas mereka.

‎Strategi Promosi Digital, Mega Mall Bengkulu Gelar Lomba Konten Kreatif.

‎Lomba tersebut terbuka untuk semua kalangan tanpa batasan usia, mulai dari pelajar tingkat SD, SMP, hingga masyarakat umum. Peserta diminta membuat konten yang menampilkan aktivitas promosi, pengalaman berbelanja, wisata kuliner, hingga hiburan yang tersedia di Mega Mall maupun PTM Bengkulu.
‎
‎Marketing dan Event Mega Mall, Martha, mengatakan kebebasan tema menjadi daya tarik utama kompetisi ini selama peserta tetap menonjolkan unsur promosi kedua pusat perbelanjaan tersebut.
‎
‎”Peserta bebas mengeksplorasi berbagai tema selama tetap mempromosikan kedua pusat perbelanjaan tersebut,” ujarnya.
‎
‎Ia menambahkan, peserta dapat mengangkat berbagai sudut aktivitas pengunjung sebagai bahan konten.
‎
‎”Peserta bisa membuat video tentang belanja di Mega Mall, kuliner di Mega Mall, termasuk sarapan enak yang ada di PTM. Bisa juga mengangkat tema liburan, bermain di playground dan Fun City di lantai atas, atau nonton bareng keluarga di Cinema XXI,” kata Martha.
‎
‎Meski memberi ruang kreativitas, panitia menetapkan sejumlah ketentuan. Konten wajib memuat unsur promosi Mega Mall dan PTM Bengkulu serta tidak mengandung unsur rasis maupun pornografi. Aturan ini diberlakukan agar materi yang dihasilkan tetap sesuai norma dan dapat digunakan sebagai materi promosi yang layak ditampilkan ke publik.
‎
‎Kompetisi dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori kreator khusus PTM dan kategori kreator khusus Mega Mall. Panitia menyiapkan hadiah uang tunai bagi para pemenang, dengan rincian Rp750.000 untuk juara pertama, Rp500.000 untuk juara kedua, dan Rp250.000 untuk juara ketiga.
‎
‎Penilaian akan dilakukan berdasarkan respons publik di media sosial, meliputi jumlah penonton, tanda suka, dan komentar pada unggahan peserta. Setelah masa lomba berakhir, tim penyelenggara akan melakukan evaluasi akhir untuk menentukan pemenang berdasarkan interaksi serta kualitas konten.
‎
‎Panitia juga mewajibkan peserta melakukan pendaftaran melalui nomor kontak resmi yang telah disediakan sebelum mengunggah karya. Langkah ini dimaksudkan untuk memudahkan verifikasi peserta sekaligus memastikan setiap konten yang dilombakan tercatat secara administratif.
‎
‎Melalui konten buatan pengunjung sendiri, pesan promosi dinilai lebih alami, relevan dengan tren digital, serta berpotensi menjangkau audiens lebih luas dibandingkan metode iklan konvensional.
‎
‎
‎


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.