Kotawaringin Barat, Beritamerdekaonline.com – Rabu (29/1/2025). Seorang pria bernama Mustofa (32) menjadi korban penembakan senapan angin di Barakan Mak Cuncay, Jalan Utama Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat. Pelaku berinisial SP, warga Desa Pasir Panjang, melepaskan tembakan setelah terlibat cekcok dengan ayah korban, Jasmidi.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Drs. Djoko Powrwanto melalui Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Yusfandi Usman, S.I.K., M.I.K., mengungkapkan insiden ini bermula saat Jasmidi menegur SP karena memainkan senapan angin dengan menembakkannya ke berbagai arah.
“Jasmidi menegur pelaku agar tidak sembarangan memainkan senapan anginnya. Namun, pelaku tidak terima dan terjadi adu mulut,” ujar AKBP Yusfandi.
Saat ketegangan meningkat, Mustofa keluar dari barakan untuk membela ayahnya. Situasi pun memanas hingga terjadi perkelahian antara Mustofa dan SP. Dalam pertikaian itu, SP menembakkan senapan anginnya ke arah Mustofa, mengenai bagian pinggul hingga mengeluarkan darah.

Usai insiden tersebut, SP melarikan diri, sementara Mustofa dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Imanudin, Pangkalan Bun, untuk mendapatkan perawatan medis.
Jasmidi segera melaporkan kejadian itu ke SPKT Polres Kotawaringin Barat. Tim Satreskrim Polres Kobar yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi guna melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut.
“Saat ini kondisi korban stabil dan akan menjalani operasi untuk mengangkat proyektil dari tubuhnya. Sementara itu, tim kami masih memburu pelaku yang melarikan diri,” tegas AKBP Yusfandi.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku SP. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku untuk segera melapor guna mempercepat proses hukum. (Ronny)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan