SEMARANG, Berita Merdeka Online – Ternyata sebelum menjabat sebagai polisi, calon gubernur (Cagub) Jawa Tengah, Ahmad Luthfi pernah menimba ilmu di Pondok Pesantren Al Islah yang terletak di Kediri, Jawa Timur.
Hal ini diungkapkan oleh calon wakil gubernur (Cawagub) Jateng, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), yang kini maju dalam Pilgub Jateng 2024 berpasangan dengan Ahmad Luthfi.
Gus Yasin menjelaskan bahwa Ahmad Luthfi lahir di Surabaya dan berasal dari keluarga haji. Dalam masa remajanya, orang tua Ahmad Luthfi memutuskan untuk menyekolahkan beliau di Al Islah Kediri di bawah asuhan Kyai Toha, seorang kyai yang juga menjadi saksi pernikahan Prof. Ismawati, Ketua Muslimah NU Jawa Tengah saat ini.
“Mas Luthfi adalah santri asli dan keluarganya juga memiliki keterikatan yang kuat dengan Nahdlatul Ulama (NU),” ungkap Gus Yasin.
Setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren, Ahmad Luthfi melanjutkan kuliah di IAIN (sekarang UIN) Sunan Ampel Surabaya, di mana ia aktif di Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), organisasi yang bernaung di bawah NU. Gus Yasin menambahkan, “Darahnya NU tulen, dan jika terpilih, beliau akan memperhatikan pesantren.”
Menariknya, Gus Yasin juga membagikan cerita tentang adik Ahmad Luthfi, Brigjen Zainul Bahar, yang kini menjabat sebagai Komandan Korem 072/Pamungkas Jogjakarta. Sebelum diterima di TNI, Zainul Bahar juga pernah mondok di pesantren, yang membuktikan bahwa nilai-nilai keagamaan sangat dihargai dalam keluarga mereka.
Dengan latar belakang yang kaya di pesantren dan NU, Ahmad Luthfi diharapkan dapat membawa perspektif dan kebijakan yang relevan jika terpilih sebagai gubernur Jawa Tengah.(day)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan