PURWOREJO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0708/Purworejo resmi dibuka di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Rabu (15/7/2026).
Upacara pembukaan dipimpin Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., di Lapangan Desa Watuduwur.
Peresmian program ditandai dengan penyerahan alat kerja secara simbolis kepada personel Satgas TMMD dan perwakilan masyarakat, dilanjutkan pemukulan kentongan serta penandatanganan berita acara pelaksanaan TMMD.
Kegiatan pembukaan juga diramaikan dengan berbagai layanan untuk masyarakat, mulai dari pertunjukan seni budaya, bazar produk UMKM, donor darah, pengobatan gratis, hingga penyaluran bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan.
Acara tersebut dihadiri Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yanuar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., jajaran Forkopimda Kabupaten Purworejo, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah unsur organisasi kemasyarakatan.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan sambutan Bupati Purworejo yang menyampaikan apresiasi kepada TNI, khususnya Kodim 0708/Purworejo, atas konsistensinya menjalankan program TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Menurutnya, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa.
Program yang dilaksanakan di Desa Watuduwur diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan, memperlancar akses transportasi warga, meningkatkan ketersediaan sarana dasar, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Berbagai kegiatan pemberdayaan yang menyertai TMMD juga dinilai penting untuk menambah wawasan dan kapasitas masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Purworejo menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan TMMD karena sejalan dengan upaya mempercepat pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.
Peningkatan infrastruktur, penyediaan air bersih, penataan lingkungan permukiman, serta pembangunan fasilitas umum diyakini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
Di akhir sambutannya, masyarakat Desa Watuduwur diajak berpartisipasi aktif selama pelaksanaan TMMD dan menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, menjelaskan bahwa sasaran fisik program tahun ini meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.392 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 15 sentimeter, serta pembangunan drainase sepanjang 188 meter.
Selain pekerjaan utama tersebut, TMMD juga mencakup pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), lima titik sumur bor, dan lima unit Mandi, Cuci, Kakus (MCK) guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Untuk kegiatan nonfisik, Satgas TMMD akan menggelar berbagai penyuluhan, antara lain pencegahan stunting, Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM), wawasan kebangsaan dan bela negara, mitigasi bencana, pendidikan, serta sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat Desa Watuduwur.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan