KENDAL, Berita Merdeka Online – Alih-alih suasana khusyuk Ramadan, sejumlah wilayah di Kabupaten Kendal justru diwarnai maraknya praktik judi togel.
Aktivitas yang jelas melanggar hukum itu disebut-sebut kembali menggeliat dan berlangsung terbuka, seolah tanpa hambatan berarti.
Sejumlah warga mengaku resah. Mereka menilai peredaran togel kini semakin terang-terangan, bahkan mudah diakses di ruang-ruang publik.
Kondisi tersebut memunculkan keprihatinan, mengingat Ramadan seharusnya menjadi momentum memperkuat ibadah dan menjaga moralitas masyarakat.
“Sekarang makin berani, buka tiap sore sampai malam. Sudah lama seperti ini,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Terbuka di Sejumlah Titik
Pantauan di lapangan pada Jumat (20/2/2026) menunjukkan sedikitnya empat kios di Komplek Pasar Kota Kendal melayani pembelian kupon togel secara terang-terangan.
Penjualan togel jenis HK dengan kupon berlogo “Kuda Lari” maupun putihan terlihat cukup ramai, terutama menjelang petang hingga malam hari.

Para pembeli datang silih berganti tanpa menunjukkan rasa khawatir. Aktivitas itu berlangsung dengan pola yang teratur, dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB.
Praktik serupa juga terlihat di Pasar Srogo, wilayah Brangsong, Desa Sumberrejo, Komplek JBL Kaliwungu, Weleri hingga pasar Boja.
Selain itu, warga kembali menyoroti dugaan keberadaan kantor pusat jaringan judi togel di jalur Pantura, dekat Jembatan Kalikuto, Desa Sambungsari, Kecamatan Weleri, yang disebut masih aktif dan menjadi bagian dari jaringan besar perjudian.
Pola operasionalnya hampir sama, menandakan aktivitas tersebut berjalan rutin dan terstruktur, bukan sekadar insidental.
Sebagai langkah lanjutan, awak media bersama elemen masyarakat akan membuat surat resmi dan meminta dukungan moral serta sikap tegas dari tokoh agama dan ormas islam yang ada di Kabupaten Kendal.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi tekanan moral agar aparat segera bertindak tegas dan adil.
Masyarakat menilai, jika pembiaran ini terus berlanjut, kepercayaan publik terhadap penegakan hukum akan semakin tergerus.
Konfirmasi ke Kapolres dan Kasat Reskrim
Upaya konfirmasi dilakukan Berita Merdeka Online kepada Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, pada Minggu (22/2/2026) pukul 10.24 WIB melalui pesan WhatsApp.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan yang diberikan meski pesan berstatus terkirim dan terbaca.
Wartawan juga meminta klarifikasi kepada Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Bondan Wicaksono. Namun, pesan konfirmasi yang dikirimkan belum juga mendapat jawaban.
Ketiadaan respons dari jajaran pimpinan Polres Kendal memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.
Warga berharap aparat kepolisian segera memberikan penjelasan resmi sekaligus memaparkan langkah konkret untuk menertibkan praktik perjudian tersebut.
Publik Desak Penindakan Tegas
Sejumlah pihak mempertanyakan sejauh mana aparat melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap bandar maupun pengecer togel di wilayah hukum Polres Kendal.
Di tengah kegelisahan itu, muncul pula dugaan adanya pembiaran, meski tudingan tersebut belum dapat dibuktikan.
Masyarakat mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas tanpa pandang bulu.
Mereka berharap patroli dan operasi penertiban ditingkatkan demi menekan praktik perjudian yang dinilai merusak tatanan sosial.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Polres Kendal terkait langkah yang akan diambil.
Publik pun menanti komitmen dan tindakan nyata guna menjaga ketertiban serta kondusivitas wilayah, terutama selama bulan Ramadan. (liem)




Tinggalkan Balasan