Berita Merdeka Online | Pasangkayu – 3 Agustus 2025.Jalan Poros Lariang, yang merupakan jalur vital penghubung antar kecamatan di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, mendadak berubah menjadi lokasi kecelakaan tragis pada Minggu pagi. Tiga unit truk pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terlibat dalam tabrakan beruntun yang menewaskan dua orang di tempat kejadian.
Insiden maut ini memicu kepanikan warga dan kemacetan total di sepanjang jalan. Salah satu truk terbalik dan masuk ke dalam saluran irigasi di pinggir jalan, sementara dua truk lainnya mengalami kerusakan berat. Bagian depan salah satu kendaraan bahkan tampak hancur, menunjukkan kerasnya benturan yang terjadi.

Dua korban jiwa yang hingga kini belum diketahui identitasnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Jenazah keduanya telah ditutup kain sarung oleh warga setempat sambil menunggu tim evakuasi dari pihak berwenang. Proses identifikasi masih berlangsung oleh pihak kepolisian dan medis setempat.
Menurut keterangan warga di lokasi, kecelakaan terjadi secara tiba-tiba dan mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total selama beberapa jam. Petugas dari Polres Pasangkayu bersama relawan dan warga langsung bergerak cepat untuk mengatur lalu lintas dan membantu proses evakuasi kendaraan berat.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi terkait kronologi kejadian. Namun dugaan awal mengarah pada kelalaian pengemudi atau kondisi jalan yang licin, mengingat kawasan ini kerap dilalui truk-truk bertonase tinggi dan rawan kecelakaan, terutama saat cuaca buruk.
Sejumlah saksi mata mengungkapkan bahwa salah satu truk diduga mengalami rem blong sebelum menghantam truk di depannya, yang kemudian memicu tabrakan beruntun.
“Tiba-tiba kami dengar suara benturan keras. Saat kami lari ke lokasi, truk sudah berserakan, dan dua orang terlihat tergeletak,” ujar Ardi, warga sekitar yang pertama kali tiba di TKP.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas yang melibatkan kendaraan pengangkut sawit di jalur-jalur industri Sulawesi Barat. Pihak berwenang mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan niaga, untuk lebih waspada dan mematuhi standar keselamatan berkendara.
Bupati Pasangkayu melalui Dinas Perhubungan dijadwalkan akan melakukan evaluasi terhadap kondisi jalur tersebut dan mempercepat pengawasan armada truk sawit yang beroperasi di wilayah itu.
Laporan: Sulaeman
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan