Tolitoli, Berita Merdeka Online – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tolitoli memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61 dengan menggelar acara tasyakuran dan kegiatan virtual bersama Kementerian Hukum dan HAM, Selasa (29/4/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pemasyarakatan di Indonesia melalui Zoom Meeting.

Wakil Bupati Tolitoli, Mohammad Besar Bantilan, hadir langsung di Lapas Kelas II B Tolitoli, bergabung secara daring dengan Menteri Pemasyarakatan RI Agus Andrianto, Wakil Menteri, para Direktur Jenderal, serta Kepala Lapas se-Indonesia. Acara ini mengusung tema “Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat” sebagai wujud transformasi pemasyarakatan menuju pendekatan restoratif dan humanis.

Selain Wabup, hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seperti Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli Albertinus P. Napitupulu, Dandim 1305/Buol-Tolitoli Letkol Inf Aryanto Rolando, perwakilan Polres Tolitoli, serta jajaran struktural Lapas.

Wabup Tolitoli hadiri HBP ke-61 bersama Forkopimda
Wakil Bupati Tolitoli Mohammad Besar Bantilan menghadiri peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61 di Lapas Kelas II B Tolitoli, didampingi unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Wabup Mohammad Besar Bantilan menyampaikan harapannya agar peringatan HBP tahun ini menjadi refleksi untuk memperkuat peran pemasyarakatan sebagai institusi pembinaan. Ia menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan zaman demi tercapainya rehabilitasi narapidana yang optimal.

“Kami berharap, melalui momentum ini, pemasyarakatan semakin matang, mampu mengambil keputusan strategis, dan hadir sebagai solusi dalam membangun kembali karakter warga binaan,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Pemasyarakatan RI Agus Andrianto dalam arahannya mengingatkan bahwa pemasyarakatan bukan lagi sekadar soal penjara. “Di usia ke-61, pemasyarakatan adalah soal harapan dan rekonstruksi jati diri manusia. Kita harus merefleksikan capaian, kekurangan, dan langkah nyata ke depan,” katanya.

Pada rangkaian kegiatan ini, dilakukan pula penyerahan piagam penghargaan kepada mitra kerja Lapas Tolitoli seperti BRI, BSI, dan CV. Masse Mega Buana yang telah berkontribusi sebagai penyedia bahan makanan untuk warga binaan. Acara ditutup dengan pemberian bingkisan serta cinderamata kepada pegawai purnabakti, serta pegawai tertua dan termuda di lingkungan Lapas.

Peringatan HBP ke-61 menjadi pengingat bahwa pemasyarakatan adalah bagian integral dari pembangunan nasional, khususnya dalam menciptakan keadilan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. (Alm)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.