Pangkalpinang, Beritamerdekaonline.com — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus berupaya memperkuat fondasi pembangunan kota melalui pendekatan ilmiah dan kolaboratif. Hal ini terlihat dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) perencanaan wilayah dan kota yang digelar di ruang Bapperida Pangkalpinang, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin Masyarif atau yang akrab disapa Prof. Udin, bersama seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD). FGD ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi yakni Dr. Ir. Erwin Fahmi, MURP, Ketua Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Tarumanegara (Untar).
Dalam paparannya, Wali Kota Prof. Udin menyampaikan bahwa forum diskusi ini bertujuan untuk menyatukan visi dan strategi pembangunan kota secara berkelanjutan. FGD tidak hanya membahas Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), tetapi juga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pangkalpinang.

“RPJMD merupakan penjabaran dari visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih tahun 2025. Karena itu, kami ingin setiap langkah perencanaan memiliki dasar keilmuan yang kuat dan berbasis data,” ujar Prof. Udin.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehadiran narasumber dari Universitas Tarumanegara diharapkan mampu memberikan perspektif akademik dan inovatif kepada jajaran OPD. “Kami menghadirkan rekan-rekan akademisi agar para penyusun RTRW dan RPJMD memiliki wawasan keilmuan dalam menyusun kebijakan pembangunan,” tambahnya.
Sementara itu, Dr. Erwin Fahmi menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik. Menurutnya, pembangunan kota yang modern dan berkelanjutan harus berlandaskan riset serta mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.
“Pangkalpinang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kota cerdas dan berdaya saing tinggi. Namun, semua itu memerlukan perencanaan yang matang dan partisipasi lintas sektor,” jelas Dr. Erwin.
Dalam kesempatan itu, sejumlah kepala OPD juga memberikan masukan terkait permasalahan tata ruang dan infrastruktur di wilayah masing-masing. Diskusi berjalan dinamis dengan beragam ide konstruktif yang diharapkan dapat menjadi bahan penyusunan kebijakan pembangunan jangka menengah daerah.
Prof. Udin berharap kegiatan ini tidak berhenti pada tataran diskusi, tetapi menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat diimplementasikan secara nyata untuk kemajuan Kota Pangkalpinang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Kepala Dinas PUPR, serta jajaran pejabat struktural di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.
Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan akademisi, Kota Pangkalpinang menegaskan komitmennya untuk menjadi kota yang maju, tertata, dan berkelanjutan. (S4f)




Tinggalkan Balasan