Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta berdiskusi dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di ruang kerjanya, membahas optimalisasi kepesertaan JKN bagi seluruh warga.
Payakumbuh, beritamerdekaonline.com – Pemerintah Kota Payakumbuh terus menggalakkan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk memastikan seluruh warga mendapatkan perlindungan kesehatan. Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menekankan pentingnya program ini sebagai upaya memberikan jaminan layanan kesehatan yang merata bagi masyarakat.
“JKN merupakan perlindungan esensial bagi setiap warga. Kami berupaya agar seluruh masyarakat Payakumbuh terdaftar dalam program ini, sehingga mereka dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah dan aman,” ujar Zulmaeta dalam pertemuan bersama BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di kantornya, Selasa (11/3/2025).
Kolaborasi Pemko Payakumbuh dan BPJS
Dalam diskusi yang turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Rida Ananda, Kepala Dinas Kesehatan Wawan Sofianto, serta Direktur RSUD Adnaan WD, Elfitrimelly, Pemko Payakumbuh dan BPJS Kesehatan membahas langkah strategis guna memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari program JKN.
“Kami akan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk mengatasi kendala yang menghambat warga dalam mendaftar. Terutama bagi masyarakat kurang mampu, pemerintah akan mencari solusi agar mereka tetap mendapatkan perlindungan kesehatan,” tambah Zulmaeta.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi, Iddial Chaniago, menyoroti perlunya perlindungan bagi pekerja sektor informal. “Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah dalam mendorong regulasi yang memperkuat perlindungan bagi pekerja mandiri melalui BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.
Meningkatkan Kepesertaan JKN di Payakumbuh
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, Defiyanna Sayodase, melaporkan bahwa saat ini sekitar 98 persen warga Payakumbuh telah terdaftar dalam JKN. Namun, masih ada tantangan dalam mengaktifkan kembali status kepesertaan bagi mereka yang nonaktif.
“Kami akan terus melakukan pendataan dan sosialisasi agar peserta yang belum aktif bisa segera mengaktifkan kembali kepesertaannya, sehingga layanan kesehatan tetap bisa diakses secara optimal,” jelas Defiyanna.
Pemerintah Kota Payakumbuh menargetkan kepesertaan JKN mencapai 100 persen dalam waktu dekat, dengan memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari manfaat program ini. (FD)

Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan