Tapaktuan – Syamsul (30), warga Gampong Lubuk Layu kepada Awak Media di Tapaktuan, Sabtu (26/10/2019) mengatakan, selama ini, jalan itu hanya bisa dilalui sepeda motor itupun harus hati – hati.

“Karena badan jalan masih dipenuhi bebatuan dan tanah licin. Oleh karena itu, kami warga Gampong Lubuk Layu ini, sangat berharap agar jalan itu diaspal,” pintanya.

Keuchik Gampong Lubuk Layu, Tgk Ismail mengatakan, jalan di kawasan Lubuk Layu sepanjang lebih kurang 2,5 kilometer itu merupakan satu – satunya lintasan ke kebun masyarakat.

“Jalan itu pernah dilakukan pengerasan pada tahun 2008 lalu. Namun hingga sekarang belum ada tanda – tanda diaspal,” ungkapnya.

Kendati, pernah diusulkan disetiap Musrembang di tingkat kecamatan setiap tahunnya. Namun, tak pernah direspon disetiap Musrembang tingkat kabupaten.

“Jika saja jalan tersebut telah beraspal sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk pergi ke kebun,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, juga nantinya jalan telah beraspal di kawasan itu dapat dimanfaatkan untuk menambah pemukiman penduduk.

“Kita sangat mengharapkan jalan tersebut diaspal. Juga bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke spot wisata di kawasan sungai Lubuk Layu,” sebutnya.

Sementara itu, Imum Mukim Suaq M Arif secara terpisah menyatakan, sudah saatnya jalan di kawasan Gampong Lubuk Layu itu dilakukan pengaspalan.

“Kami selaku masyarakat Samadua sangat berharap sekali jalan tersebut segera di aspal demi memudahkan masyarakat beraktivitas di kebun,” harapnya.(ATK)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.