JEPARA, Beritamerdekaonline.com – Sekitar 70 orang anak muda putra dan putri desa Buaran Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara, mengadakan pertemuan dan dialog dengan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jepara, Padmono Wisnugroho SH, Senin malam (6/6/2022). Para anak muda yang tergabung dalam organisasi IPNU IPPNU itu merupakan anggota pelajar yang notabene di bawah naungan NU.

Pertemuan itu dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permintaan para pemuda untuk bisa bertemu dengan Mas Wisnu (panggilan akrab Padmono Wisnugroho) sebagai wakil rakyat dan dapat menyampaikan bermacam aspirasi mereka.

Dihadiri tokoh masyarakat dan beberapa ulama setempat, acara yang berlangsung di gedung TPQ dukuh Kepel desa Buaran, berjalan meriah karena bermacam usulan disampaikan oleh hadirin yang rata-rata dari kaum pemuda.

“Kami sudah lama ingin memugar dan memperbaiki pagar makam sesepuh desa ini, makanya kami mohon agar bisa dibantu untuk melaksanakan niat itu biar bisa terwujud,” kata Nur Rohman ketua ranting IPNU dukuh Kepel.

Disamping itu ada juga yang mengusulkan permintaan bantuan sound system untuk bisa digunakan dalam kegiatan-kegiatan dan acara mereka.

Menanggapi usulan dari para peserta yang hadir, Wisnu mengatakan akan berusaha untuk segera merealisasikan itu semua tapi ada prosedur yang harus dilengkapi sebagai persyaratan.

“Kita sudah ada dua penganggaran infrastruktur di desa ini dan insyaallah tahun ini terealisasi”, jawab Wisnu yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Nasdem Kabupaten Jepara.

Maka semua aspirasi yang disampaikan malam itu akan segera dianggarkan pada periode berikutnya.

“Organisasi IPNU IPPNU tidak kemana-mana karena mutlak dibawah naungan NU, tapi personil anggota di dalamnya bebas menentukan pilihan, maka dari itu jadilah pemilih yang cerdas yang bisa menentukan pilihan siapa wakilnya yang kelak bisa diharapkan untuk menampung dan merealisasikan aspirasi jenengan semua”, pungkas Wisnu.

Di akhir acara pertemuan, Wisnu memberikan bantuan seragam sebanyak 35 buah, diserahkan secara simbolis disaksikan oleh tokoh masyarakat dan ulama.

Kyai setempat, Syuhada’, meminta kepada yang hadir untuk bersungguh-sungguh dalam belajar dan berorganisasi, dan jangan hanya meminta tanpa komitmen kepada yang memberi. (Ksm)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.