Seluma, Beritamerdekaonline.com – Para guru dari unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Nusantara Seluma Sejahtera, yakni PAUD (TK) IT, SD IT, dan SMP IT Iqra Nusantara (Iqnus), hari ini mengikuti In House Training (IHT) di Aula SD IT Iqra Nusantara dengan topik Deep Learning, Jumat (05/9/2025).

Yayasan Nusantara Seluma Sejahtera Gelar IHT bagi Unit Pendidikannya.


‎Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini mengusung tema “Membangun Budaya Belajar Mendalam melalui Inovasi Pembelajaran” dengan tujuan agar para guru lebih adaptif, inovatif, serta relevan dengan perkembangan zaman.

‎Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Yayasan Nusantara Seluma Sejahtera dalam mengintegrasikan teknologi dan pendekatan pembelajaran baru ke dalam kurikulum holistik, sejalan dengan inspirasi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Dr. Abdul Mu’ti, yang menekankan pentingnya pembelajaran mendalam berbasis rumus 8-3-3-4.

‎“Setelah IHT, para guru diharapkan mampu memahami Deep Learning yang akan diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar Tahun Pelajaran 2025/2026,” ujar Ketua Panitia, Khairil Koto, M.Pd.

‎Menurut Khairil, yang juga Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Nusantara Seluma Sejahtera, kegiatan ini akan diisi oleh pemateri internal yayasan, yaitu Ibu Detty Fitriani, M.Pd. dan Bapak Khairil Koto, M.Pd., yang keduanya merupakan fasilitator Pembelajaran Mendalam Kabupaten Seluma. Materi yang disampaikan berfokus pada rumus 8-3-3-4, yakni:

‎- 8 dimensi profil lulusan,

‎- 3 prinsip pembelajaran (berkesadaran, bermakna, menggembirakan),

‎- 3 pengalaman belajar (memahami, mengaplikasikan, merefleksi), serta

‎- 4 kerangka pembelajaran (praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, teknologi digital, dan lingkungan belajar).


‎“Iya, tujuan pelatihan ini adalah untuk penguatan kompetensi para guru dalam mewujudkan visi dan misi yayasan dan sekolah, peningkatan literasi, serta mewujudkan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan menarik,” ungkapnya.

‎Materi utama yang disampaikan para pemateri adalah tentang Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Hal ini penting karena Pembelajaran Mendalam berfokus pada tiga prinsip utama, yaitu pembelajaran sadar, pembelajaran bermakna, serta pembelajaran menyenangkan atau membahagiakan.

‎Selain itu, materi juga mencakup pemanfaatan berbagai aplikasi untuk memudahkan guru melaksanakan Pembelajaran Mendalam. Selanjutnya, pada hari berikutnya akan disampaikan materi tentang Pendidikan Inklusif yang menekankan pentingnya sekolah membuka ruang bagi peserta didik inklusif untuk mengembangkan diri mereka. Kegiatan akan ditutup dengan materi tentang kiat menjadi wali kelas yang baik dan bertanggung jawab.



Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.