banner 1028x90

Mediasi Ke II: Pelaku Wakidi dan Kawanan yang Diduga Percobaan Pembunuhan Terhadap Korban Harmain Sanggup Damai 2 Juta, “Kata Lurah Dadimulyo Pantas Nominalnya”

Mediasi Ke II: Pelaku Wakidi dan Kawanan yang Diduga Percobaan Pembunuhan Terhadap Korban Harmain Sanggup Damai 2 Juta, "Kata Lurah Dadimulyo Pantas Nominalnya"
Mediasi Ke II: Pelaku Wakidi dan Kawanan yang Diduga Percobaan Pembunuhan Terhadap Korban Harmain Sanggup Damai 2 Juta, "Kata Lurah Dadimulyo Pantas Nominalnya"

Asahan, Berita Merdeka Online Sungguh sangat disayangkan selaku Rudi Chandra Daulay Lurah Dadimulyo Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan menjadi alat mediasi yang di intruksikan Tim Juper Penyidik Polres Asahan dalam kasus yang diduga percobaan pembunuhan yang dilakukan Wakidi dan 3 kawanannya terhadap korban Harmain, hasil dari mediasi ke II yang di lakukan di Kantor Lurah Dadimulyo.
Rabu (31/05/2023).

Sebelumnya, Korban Harmain sudah dimediasikan pertama kali oleh pihak SPKT Polres Asahan agar tidak sampai kepermukaan dengan alternatif musyawarah perdamaian terlebih dahulu namun hasil tidak di temukan korban Harmain tetap meminta perdamaian 40 juta, persatu orang pelaku 10 juta karena korban memandang para pelaku termasuk kaum golongan menengah ke atas yang diduga salah satu pelaku merasa kebal hukum mengatakan ” Lapor Sana Kau, Gak Takut Aku”, padahal tak sesuai sama muncung para pelaku yang sanggup cuma 2 juta saja.

Dikonfirmasi, Korban Harmain mengatakan, Saya ditelepon Juper/Penyidik Polres Asahan agar melakukan mediasi di Kantor Lurah Dadimulyo dan saya di datangi Kepling sampai 2 kali.

” Terakhir saya datang juga ke Kantor Lurah Dadimulyo disitu dihadirkan hanya 1 orang pelaku yaitu Wakidi yang lainnya tidak hadir dengan durasi beberapa menit tercetus pelaku hanya sanggup berdamai 2 juta dan parahnya lagi nominal 2 juta harga yang pantas kata Lurah”, ucapnya dengan nada geram.

Terpisah, Ketua Umum DPP LSM Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi (Gemmako) Kabupaten DODI ANTONI selaku pendamping korban Harmain menyebutkan, Dari kronologi kasus penganiyaan yang di duga percobaan pembunuhan terhadap korban Harmain yang mengalami robek di kepala di hantam broti kemudian licet-licet di bagian badan serta di ikat dan dipukuli bertubi-tubi dengan nominal perdamaian 2 juta.

” Menurut saya itu tidak lazim, Saya sanggup bayar 3 juta kepala Lurah kalau beliau mau berposisi seperti korban Harmain”, Cetus Ketum DPP LSM Gemmako Kabupaten Asahan. (Tim/Rekan-Rekan)

Loading

Respon (19)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics