Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja strategis ke Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kelurahan Padang Harapan, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas dedikasi mereka dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur ekonomi kerakyatan di seluruh pelosok negeri.

Menko Pangan Zulkifli Hasan Apresiasi Peran TNI dalam Percepatan Pembangunan 35 Ribu Kopdes Merah Putih.


‎Zulkifli Hasan menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Kopdes yang mencapai angka fantastis tidak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah dan TNI. Secara khusus, ia menyoroti peran para prajurit di garda terdepan, mulai dari tingkat Komando Resor Militer (Danrem), Komando Distrik Militer (Dandim), hingga para Bintara Pembina Desa (Babinsa).

‎”Saya sampaikan apresiasi kepada TNI kita, Dandim, Danrem, dan khususnya kepada pejuang-pejuang pembangunan yaitu para Babinsa. Tanpa bantuan TNI, tidak mungkin Kopdes dalam waktu singkat bisa kita bangun hingga hampir 35 ribu unit,” ujar Menko Zulkifli Hasan dalam arahannya di hadapan pengelola koperasi dan tokoh masyarakat setempat, Jumat (1/5/2026).

‎Pemerintah menargetkan pembangunan 35 ribu unit Kopdes di seluruh Indonesia dapat terselesaikan pada akhir Juli mendatang. Target ambisius ini diakui sebagai tantangan besar yang memerlukan kedisiplinan dan kerja keras lapangan yang menjadi ciri khas personel TNI.

‎”Tentu tanpa bantuan TNI, tidak mungkin kita bisa melewati ujian pembangunan secepat ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah bekerja keras di lapangan,” tambahnya.

‎Selain peran TNI, Zulkifli juga memuji kolaborasi aktif dari pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan berupa penyediaan lahan untuk pembangunan koperasi tersebut. Sinergi antara pusat, daerah, dan militer dianggap sebagai kunci utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan kemandirian ekonomi.

‎Ia berharap percepatan pembangunan ini segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat perdesaan. Dengan beroperasinya puluhan ribu Kopdes, distribusi pangan diharapkan menjadi lebih efisien dan ekonomi rakyat dapat tumbuh secara inklusif.

‎”Mudah-mudahan ini kita percepat agar Kopdes ini betul-betul bisa mewujudkan ekonomi kerakyatan yang tangguh dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga,” pungkasnya.