Bengkulu, Beritamerdekaonline.com– Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, secara resmi meresmikan Pasar Purwodadi di Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara. Peresmian ini menandai babak baru bagi pusat perdagangan terbesar di daerah tersebut setelah melalui proses revitalisasi pasca-insiden kebakaran hebat beberapa waktu lalu.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pembangunan kembali Pasar Purwodadi merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur pangan dan ekonomi kerakyatan. Ia menegaskan bahwa pasar rakyat adalah urat nadi perekonomian yang harus dijaga keberlangsungannya agar distribusi pangan tetap stabil.
”Pasar ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan jantung kehidupan bagi ribuan pedagang dan petani di Bengkulu Utara. Dengan fasilitas yang lebih modern, bersih, dan representatif, kita berharap daya beli masyarakat meningkat dan inflasi daerah tetap terkendali,” ujar Zulkifli Hasan di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (1/5/2026).
Pembangunan Pasar Purwodadi ini mengusung konsep pasar rakyat modern yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain penataan kios yang lebih rapi, pasar ini juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti area bongkar muat yang luas, sistem sanitasi yang mumpuni, serta tingkat keamanan kebakaran yang lebih baik.
Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata yang turut mendampingi dalam acara tersebut mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat. Menurutnya, beroperasinya kembali pasar ini akan memberikan dampak pengganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan warga lokal.
Selain meresmikan gedung, Menko Zulkifli Hasan juga menyampaikan ketersediaan stok dan rantai pasok pangan di wilayah Bengkulu Utara dalam kondisi aman.
”Kita pastikan harga beras, cabai, dan bawang tetap terjangkau. Jika pasarnya bagus, distribusinya lancar, maka rakyat yang diuntungkan,” tambahnya.
Acara peresmian ini ditutup dengan penandatanganan prasasti. Kehadiran wajah baru Pasar Purwodadi diharapkan mampu mendorong Arga Makmur menjadi sentra perdagangan yang lebih kompetitif di Provinsi Bengkulu, sekaligus memperkokoh ketahanan pangan nasional dari tingkat daerah.

Tinggalkan Balasan