Padang Lawas, Beritamerdekaonline.com – Ketua perkumpulan Media Online Indonesia Padang Lawas (MOI Palas) Aswin Kurnia mintak agar pihak Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut tuntas pelaku penganiayaan terhadap salah satu Wartawan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kemaren Jum’at 4 Pebruari 2022.

Penganiayaan terhadap salah satu Wartawan Media terbitan Medan yang merupakan Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang bertugas di Madina Sumatera Utara tersebut terjadi disalah satu Coffee Shop kawasan Panyabungan sekitar pukul 19.30 Wib di duga dilakukan salah satu Ormas Kepemudaan di Kabupaten Madina,

Aswin Kurnia menjelaskan bahwa sesuai Informasi diperoleh, pemukulan terhadap korban Wartawan Jeffry Barata Lubis (42) diduga terkait pemberitaannya masalah tambang emas illegal di Kabupaten Madina, yang belakangan kerap diberitakan oleh Jefri bersama rekan-rekan wartawan lainnya di Kabupaten Madina.

Dimana akibat pemukulan itu, Jefri mengalami bengkak dipelipis wajah sebelah kanan dan mengalami luka-luka di kaki . Belum diketahui secara pasti bagaimana kronologis pemukulan tersebut. Sebab, saat berita ini dimuat, korban Jefri bersama sejumlah wartawan di Madina masih melaporkan tindakan pemukulan itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Madina. Jelas Aswin.

Atas kejadian tersebut Kami dari MOI Padang Lawas sangat mengecam perlakuan penganiayaan terhadap rekan Jurnalis Jefrry Barta Lubis yang diduga dilakukan sekelompok oknum anggota Ormas,

” Apapun alasannya, tindakan kekerasan itu tidak dibenarkan oleh undang-undang negara. Saya selaku ketua MOI Padang Lawas mengecam keras tindakan oknum-oknum yang menganiaya saudara Jefri Barata Lubis, ” tegas Aswin.

Selain itu, Aswin pun meminta kepada Kapolres Madina AKBP HM Reza dan Kasat Reskrim Polres Madina AKP Edi Sukamto agar segera menangkap para pelaku dan mengungkap siapa dalang dari penganiayaan tersebut.

” Bapak Kapolres, tolong segera tangkap pelakunya, kami meminta 2×24 jam, pelaku sudah bisa diamankan, Kami tidak ingin ada kekerasan yang terjadi terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas jurnalistik, ” kata Aswin.

Terkait peristiwa pemukulan terhadap jurnalis tersebut, Kapolres Madina AKBP HM Reza melalui Kasat Reskrim Polres Madina AKP Edi Sukamto yang dikonfirmasi rekan rekan Wartawan melalui pesan whatsApp membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan sekelompok oknum anggora ormas.

” Iya benar, ada laporan pengaduan korban Jeffry Barata Lubis dalam kasus penganiayaan yang dilakukan sekelompok oknum anggora Ormas. Kita telah membentuk tim untuk melakukan pemyelidikan, ” ujar Sukamto selaku Kasat Reskrim Polres Madina. (Bonardon)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.