Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Putera Puteri Kebudayaan Bengkulu (PPKB) yang terdiri dari generasi muda Bengkulu yang bergerak dalam bidang edukasi dan pelestarian kebudayaan Bengkulu menggelar kegiatan Peluncuran dan Beda Buku Cerita Rakyat Bengkulu.

Putera Puteri Kebudayaan Bengkulu (PPKB) menggelar kegiatan Peluncuran dan Beda Buku Cerita Rakyat Bengkulu.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula UPT Perpustakaan Universitas Bengkulu ini menghadirkan 3 orang pemateri yaitu Lisa Rakhmanina, M.Pd sebagai akademisi UNIHAZ – Darwin Susianto yang merupakan penulis buku sekaligus pendiri komunitas literasi – Nerdhatila sebagai perwakilan salah satu penulis Buku Cerita Rakyat Bengkulu.

Buku Cerita Rakyat Bengkulu.

Materi tentang kepenulisan dan creative writing disampaiakan oleh Bu Lisa guna memicu para peserta untuk mulai berkarya (menulis). Selanjutnya Pak Darwin & Nerdhatila menyampaikan konsep dan proses penulisan buku khususnya terkait kebudayaan atau cerita rakyat kepada para peserta peluncuran dan bedah buku yang merupakan perwakilan dari lintas ikatan/duta pemuda dan kampus se-provinsi Bengkulu seperti Bujang Gadis, Putra Putri Kampus, Duta Genre, PUPAN, Duta Bahasa, Duta Kampus STIA, UNIB, DEHASEN, UINFAS,UMB, dan lain-lain.

Kegiatan Peluncuran dan Bedah Buku ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Adang Parindungan, M.Pd mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa peran PPKB sangatlah penting dalam pelestarian kebudayaan digenerasi muda. PPKB telah memberikan contoh positif bahwa Organisasi/Ikatan tidak hanya bisa menjadi pagar ayu/bagus tapi mampu mempunyai karya nyata dibidangnya masing-masing.

”Oleh sebab itu, peran pemuda seperti Putera Puteri Kebudayaan Bengkulu inilah yang perlu kita dukung bersama dan Dikbud Provinsi Bengkulu selalu siap mendukung dan berkolaborasi dengan generasi muda yang peduli akan kebudayaan Bengkulu,” ujar Adang, Rabu (28/09).

Hal lain juga diungkapkan oleh Pembina PPKB, Krishna Gamawan, S.E., M.M., yang mengatakan bahwa PPKB selalu konsisten dengan visi misi nya di bidang edukasi dan pelestarian kebudayaan. Singergi generasi muda, dinas terkait, dan instansi lain sangatlah diperlukan untuk pelestarian kebudayaan.

“Bisa saja dengan adanya buku Cerita Rakyat ini PPKB bisa berkolaborasi dengan SMK dan bisa mengembangkan cerita rakyat ini ke media lain seperti komik atau film animasi pendek,” ucap Krishna.

Pembina PPKB ini juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung PPKB selama ini dan kegiatan workshop pelatihan pembuatan Detar ini seperti M. Saleh, S.E., Dikbid provinsi Bengkulu, UPT Perpustakaan Universitas Bengkulu yang menjadi tuan rumah serta Pegadaian Syariah Bengkulu yang selalu mendukung PPKB.

Dikesempatan yang sama, Dr. Alfaribi, S.Sos., M.A. yang merupakan Kepala UPT Perpustakaan UNIB mengatakan kekagumannya kepada PPKB yang mampu menghasilkan karya buku dan ia juga sekaligus mengundang generasi muda/ikatan yang ada untuk dapat berkegiatan di perpustakaan UNIB sebagai sumber /media pengembangan ilmu seperti diskusi, seminar, dan lain-lain.

Pada akhir kegiatan, Reko Serasi, M.A. yang merupakan founder PPKB ini merangkum pentingnya kegiatan edukasi dan pelestarian budaya di genarasi muda. PPKB berkomitmen di setiap angkatan akan selalu menerbitkan karya buku. Ia juga memohon doa dan dukungan bahwa PPKB angkatan 2022 juga akan menerbitkan buku Makanan Tradisional Bengkulu kedepannya. (BM)