Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Kejuaran Nasional Pencak Silat Piala Dr Nur Azizah Ma’ruf Amin
UIC Cup memboyong sejumlah emas dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) rayon Mampang Prapatan cabang Jakarta Selatan yang dihelat dari tanggal 23 – 25 Desember 2022.
Sejumlah atlet Pencak Silat PSHT memperoleh medali emas dan perak saat pertandingan yang tidak kalah bergengsi di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.
“Kita memperoleh medali 37 emas dan 11 perak dari pertandingan tersebut,” kata pelatih, yang akrab dipanggil mas Mukhlis.
Sementara, kata Mukhlis jumlah kontingennya dari pulau Jawa hingga Sumatera dan Bali. “Lebih kurang ada 3652 kontingen se Indonesia,” ujar Mukhlis penuh semangat saat didampingi rekannya Yekti.
Mukhlis juga mengingatkan kepada peserta didiknya agar tetap semangat dalam meningkatkan prestasi dalam olahraga Pencak Silat Indonesia.
“Ayo, tingkatkan prestasi dan jangan pernah menyerah dengan keadaan serta yakin Allah selalu menyertai langkah kita, insyallah semua akan menjadi mudah,” pungkasnya lewat pesan tertulisnya, di Jakarta, senin (26/12/22).
Disaat yang sama, salah seorang anak Laili (7 thn) juga merasa gembira saat ia memperoleh medali emas. “Senang, gembira karena memenangkan pertandingan ini,” kata Laili siswi yang duduk dibangku kelas III Madrasah Ibtidaiyah.
Diketahui, Laili adalah salah seorang perempuan yang tercatat kategori tanding tunggal.
Tidak lupa, dengan Ketua PSHT Ranting Mampang Prapatan, Mujadi mengucapkan terima kasih kepada Camat Mampang Prapatan, Ujang Hermawan, Kasatpol PP.
“Selama ini telah memberikan dukungan penuh untuk PSHT dengan memberikan fasilitas tempat latihan di halaman kantor Kecamatan Mampang Prapatan yang nyaman,” ujarnya penuh semangat.
Selain itu, kata Mujadi kesuksesan ini juga berkat dukungan dari Kapolsek Mampang Prapatan dan Bhabinkamtibmas kelurahan Tegal Parang, Bripka Mukhlis Susilo sebagai Pembina PSHT ranting Mampang Prapatan.
Ia juga berpesan hal yang utama adalah pencapaian PSHT yaitu keikhlasan, kesabaran para pengurus dan pelatih tanpa pamrih yang telah mendidik menjadi generasi berprestasi.
“Baik akademik maupun non akademik, menjadikan semangat persaudaraan, kuat, sehat, berbudi luhur dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta setia kepada hati nuraninya,” tandasnya.
Diinformasikan, event cabang olahraga (Cabor) Pencak Silat ini digelar untuk lebih memasyarakat yang akhirnya mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di level nasional maupun internasional. (@ms)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan