Padang Lawas, SUMUT | Beritamerdekaonline.com — Adanya polemik pemerintahan di Kabupaten Padang Lawas yang semakin parah mendapat tanggapan serius dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Padang Lawas (Palas), dengan mendesak Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi agar cepat menuntaskannya, sebelum terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Statement tersebut disampaikan Ketua PC PMII Palas Rahmad Ibrahim Hasibuan kepada Awak Media, saat di Sibuhuan Kamis 26 Januari 2023, di terangkan bahwa kondisi pemerintahan Kabupaten Padang Lawas akhir akhir ini semakin memprihatinkan sehingga perlu penyelesaian dan ketegasan dari Gubernur Sumatera Utara.

Adanya ketidak pastian pemerintahan di Kabupaten Padang Lawas ini semakin menonjol setelah Bupati Padang Lawas H. Ali Sutan Harahap (TSO) menyerahkan surat penunjukan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) kepada Gozali SE menggantikan Arpan Nasution, kemaren Rabu (25/01) dengan nomor surat 800/376/2023, jelas Rahmad.

Dan hari yang sama, Plt Bupati drg Ahmad Zarnawi Pasaribu Cht MM melakukan pencopotan Tiga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara bersamaan yakni Pencopotan masing-masing Kepala Dinas Koperindag dan UMKM, Kepala BK dan SDM, Kepala Dinas Ketahanan Pangan.

Keesokan harinya, Bupati Padang Lawas Ali Sutan Harahap kembali melakukan acara penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan Sekda, yang seharusnya dari Arpan Nasution kepada Gojali SE, namun Arpan Nasution tidak hadir, dan usai acara penandatanganan Bupati Padang Lawas H. Ali Sutan Harahap melanjutkan acara
mengembalikan jabatan semula Hj. Yenni Nurlina Siregar SP sebagai Kepala Badan ( Kaban) Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah ( BPKAD) Kabupaten Padang Lawas yang sempat di mutasikan Plt Bupati drg H. Ahmad Zarnawi Pasaribu Cht MM menjadi Staf di Dinas Pertanian.

Pengembalian jabatan ketempat semula ini, tercantum dalam kutipan surat yang ditandatangani Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap nomor 800/01/2023, tanggal 26 Januari 2023.

Surat perihal pengembalian jabatan itu, diterima Kaban BPKAD Palas Hj. Yenni Nurlina dari Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap, di ruang kerja Bupati Palas kantor SKPD Terpadu, Sigala – gala, Kecamatan Barumun, Kamis, 26 Januari 2023.

Hal tersebut, bersamaan juga dengan pengembalian posisi jabatan ketempat semula Kepala BKPSDM Palas Adi Putra Halomoan Hasibuan, dengan nomor surat 800/01/2023, tanggal 26 Januari 2023, yang juga ditandatangani Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap. dalam kutipan surat itu menyebutkan, Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap tidak pernah memutasikan Adi Putra Halomoan dari jabatannya sebagai Kepala BPKSDM Palas.

Selain itu, TSO juga melakukan pengembalian jabatan PNS Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Palas Gojali, SE, nomor surat 800/02/2023, 26 Januari 2023 yang berbunyi ( kutipan surat) ditandatangai Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap, tidak pernah memutasikan Gojali, SE sebagai Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Palas.

Juga pengembalian posisi jabatan Kepala Dinas ( Kadis) Ketahanan Pangan ( Ketapang) Palas Ahmad Faisal Siregar. Nomor surat 800/04/2023 ditandatangani Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap dengan poin kutipan surat pernyataan yang sama dengan tiga surat sebelumnya ( tidak pernah memutasikan Ahmad Faisal Siregar dari jabatannya Kadis Ketapang Palas).

Dilanjutkan dengan penyerahan surat perintah pengunjukan Plt kepada Kabag Umum Sekretariat Bupati Palas nomor 800/377/2023 kepada Irawadi Siregar dimana acara tersebut turut dihadiri dua anggota DPRD Palas, H. Fahmi Anwar Nasution dan Muhammad Yasin Harahap, serta Direktur RSUD Sibuhuan dr. Elni Rubianti Daulay dan pegawai Pemkab Palas lainnya. pungkas Rahmad.

Menyikapi langkah yang di lakukan Bupati Padang Lawas H. Ali Sutan Harahap dan Plt Bupati drg H Ahmad Zarnawi Pasaribu Cht MM, tentu sangat kami sayangkan karena hal tersebut membuktikan adanya ketidakpastian pemerintahan yang ada di Kabupaten Padang Lawas.

Sehingga kami beranggapan telah terjadi dua matahari serta yang terbaru dengan terbitnya dua bintang yg muncul, ini membuktikan bahwa pemerintahan Padang Lawas sangat amburadul dan memperihatinkan, seolah olah pejabatnya tidak malu kepada masyarakat bagaikan mempertontonkan perebutan piala Bupati cup,

Menyikapi permasalahan tersebut, PC PMII Palas memintak Gubernur Sumatera Utara dan Pemerintah Pusat agar bertindak tegas secepatnya, untuk menyelesaikan polemik pemerintahan di Kabupaten Padang Lawas yang Bercahaya ini.

Jika aspirasi ini tidak bisa di pertimbangkan Gubernur Sumatera Utara, kami dari PC PMII Palas memastikan akan ada aksi turun kejalan karena kami sudah muak melihat kondisi saat ini bagaimana mungkin masyarakat akan di layani dan sejahtera jika pemimpin yang ada hanya fokus pada perebutan kedudukan bukan kemajuan daerah tercinta, dan masyarakat akan selalu bingung dan bertanya-tanya siapakah Bupati Padang Lawas yg sesungguhnya. pungkas Rahmad. (Bonardon)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.