Limapuluh Kota, (Sumbar) Beritamerdekaonlobe.com — Pak Zubir warga Nagari Taram yang dikabarkan hanyut dibawa arus Batang Sinamar sejak hari Sabtu kemaren, hingga hari kedua pencaharian pak Zubir belum ditemukan.
Salah seorang yang bergabung dengan tim BPBD Kota Payakumbuh yang ikut membantu mencari Pak Zubir, Madi mengatakan dimana selama pencarian menyisir tepian Batang Sinama hingga sampai ke Sitanang Pak Zubir belum ditemukan.
“Ya kita dari pagi hingga sorenya telah menyisir tepian Batang Sinama dari Nagari Taram hingga sampai ke Sitanang. Selama pencarian kita belum menemukan korban tersebut. Karna telah sore pencarian dihentikan , kita akan melanjutkan pencarian esok harinya,” kata Madi.
Walinagari Taram Nanang Anwar saat dihubungi melalui telpon gemgamnya minggu sore 30 April 2023 mengatakan, dimana Pak Zubir atau Dawik yang dikabarkan jatuh kedalam Batang Sinama hingga saat ini, hari kedua pencarian Bapak tersebut belum ditemukan.
“Kendati pencarian hari kedua ini sore harinya dihentikan, itu bukan berarti pencarian tidak berlanjut, namun besok harinya akan dilakukan kembali. Kita dari pemerintahan nagari telah mendirikan posko dan sudah ada petugas yang menjaganya dimalam hari,” kata Nanang Anwar.
Nanang jelaskan, jika sekiranya ada warga masyarakat yang melihat Pak Zubir ntah itu dialiran Batang Sinama tau yang lainnya, warga masyarakat bisa langsung melaporkan dan datang ke posko yang telah kita siapkan yang berada didekat Batang Sinama .
“Sebelumnya Pak Zubir ini dikabarkan hilang ditepian Batang Sinama, setelah kita lihat dan ada jejak dan juga ada kain yang tertinggal, diperkirakan Pak Zubir terjatuh kedalam Batang Sinama. Dilokasi kejadian terlihat bekas yang dilalui Pak Zubir tepian Batang Sinama ini tanah pasir yang rentan mudah longsor, dan kita berat dugaan Pak Zubir terjatuh dan hanyut dibawa arus Batang Sinama ini,” ungkap Nanang.
Terkait perisitiwa ini, Walinagari Taram Nanang Anwar menghimbau kepada, terutama warga Nagari Taram dan juga warga masyarakat lainnya, jika mau meyebrang atau memancing jangan sendiri-sendiri. Sebaiknya ada 2 orang atau lebih, kalau terjadi peristiwa serupa ada teman yang akan melihat dan akan membantu atau minta bantuan kewarga sekitar.( Fd)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan