Muarateweh, beritamerdekaonline.com — Salah satu perusahaan Nasional yang bergerak dibidang pertambangan, Medco Energi Bangkanai Ltd (Medco E&P) dan SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi tanam bibit pohon (buah) bersama masyarakat desa di sekitar area operasi minyak dan gas (migas).
Salah satu warga setempat,Kamis 27/07/2023, mengatakan bahwa perusahaan telah melakukan penanaman sebanyak 4.035 bibit pohon buah disekitar areal.Dikatakan penanaman ini dilakukan bertujuan untuk penghijauan dan juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.
Kegiatan mulai dilakukan pada Selasa (25/7), ditandai dengan penanaman beberapa jenis pohon seperti, durian, rambutan, petai, cimpedak, dan jengkol di Desa Karendan, Kecamatan Lahei,Kab. Barito Utara. Jadi kegiatan melibatkan masyarakat, mulai dari penyiapan lahan hingga penanaman, yang dilakukan di lahan seluas 6,5 hektar ini, nantinya dapat berfungsi sebagai konservasi hutan.
Kegiatan dihadiri oleh SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi Marsha Devana Wahab, Manager Field Relation dan Security Bangkanai Rivian Pragita, Kepala KPH Barito Hulu Unit V, dan Kepala Desa Karendan Ricy serta masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani binaan di desa tersebut.
Ditempat terpisah VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengatakan pada media kegiatan ini adalah Realisasi Program Penghijauan di area kerja Bangkanai. ‘’Kami berharap program ini dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan juga menjaga kelestarian lingkungan di area operasi Perusahaan. Kemudian tentunya juga berharap dukungan dari masyarakat setempat agar operasi kami terus berjalan dengan aman dan lancar untuk memenuhi kebutuhan energi domestik,’’ pungkas Arif.(carli)


Tinggalkan Balasan