Muara Teweh, Berita Merdeka Online – Pemerintah Desa Sei Rahayu I, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, kembali menegaskan usulan pembangunan jalan tembus menuju Desa Rimba Sari KM 53 yang telah diajukan sejak November 2024.

Kepala Desa Sei Rahayu I KM 38, Suharto Hartono, menyampaikan bahwa usulan tersebut merupakan aspirasi langsung masyarakat yang menginginkan akses jalan alternatif guna mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan di wilayah setempat.

Menurutnya, jalan tembus tersebut sangat dibutuhkan oleh warga di kawasan KM 38 hingga KM 53 untuk memperlancar mobilitas hasil tani serta konektivitas antar desa.

Kondisi jalan rintisan penghubung Desa Sei Rahayu I menuju Rimba Sari

“Usulan ini pertama kali disampaikan masyarakat saat kegiatan reses anggota DPRD pada November 2024. Mereka berharap jalan rintisan yang menghubungkan ke KM 53 dapat dibuka kembali dan ditingkatkan,” ujar Suharto, Kamis (30/04/2026).

Ia menambahkan, pada tahun anggaran 2025 pembangunan awal telah dilakukan di lapangan. Namun, kondisi jalan dinilai masih belum memadai dan memerlukan penanganan lanjutan agar dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat.

Dalam kesempatan reses tersebut, Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyatakan komitmennya untuk mendorong realisasi pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat, termasuk kemungkinan pembukaan akses jalan baru antar desa.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat setempat berinisial FA mengungkapkan bahwa kebutuhan akan jalan penghubung tersebut sudah lama dirasakan warga.

Ia menjelaskan, selain untuk menunjang aktivitas ekonomi, jalan tersebut juga penting sebagai akses alternatif, terutama saat kondisi banjir yang kerap menghambat transportasi.

“Mayoritas masyarakat di sini bertani, sehingga akses jalan yang layak sangat dibutuhkan. Dengan transportasi yang lancar, tentu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Selain pembangunan jalan, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan lain seperti penyediaan sumur bor untuk air bersih serta penambahan tenaga medis dan fasilitas kesehatan di desa.

Warga berharap pemerintah daerah dapat mempercepat realisasi pembangunan jalan tembus Sei Rahayu I–Rimba Sari sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan. (Carli)