Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu sukses menyelenggarakan acara “Sambung Rasa” yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan pada Selasa, 28 April 2026. Bertempat di Lavenrice Restaurant, Kota Bengkulu, kegiatan ini menjadi momentum krusial dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi menjelang perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI mendatang.

Acara ini dihadiri langsung oleh Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Masa Bakti 2026–2029, Ade Jona Prasetyo. Kehadirannya disambut hangat oleh jajaran pengurus aktif serta para tokoh senior yang telah membesarkan HIPMI di Bumi Merah Putih.
Pertemuan ini menjadi istimewa dengan kehadiran para mantan ketua umum dan senior HIPMI Bengkulu, di antaranya Edy Herman (Ketua Umum 1995), Andri Gusti, Evan Cristian, Yuan Degama, dan Undang Sumbaga. Selain itu, hadir pula tokoh-tokoh yang pernah menjabat di posisi strategis seperti Nanik Susilo, Mahmudi Janto, Hamdani Yakub, Agung Gatam, serta Devi Robianto (Totok).
Dukungan juga datang dari jajaran pengurus pusat dan daerah lain, seperti Staf Khusus Menteri Investasi sekaligus Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI, Sona Maesana; Koordinator Wilayah Sumatera BPP HIPMI, Auni; Wakil Wali Kota Jambi sekaligus Pengurus BPP HIPMI, Diza Hazra Aljhosa; Ketua Umum BPD HIPMI Jambi, Fadhillah Hasrul; serta Ketua Umum BPD HIPMI Lampung, Gilang Ramadhan.
Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan Sambung Rasa ini bukan sekadar ajang berkumpul biasa. Menurutnya, ini adalah ruang untuk menyatukan visi dan semangat seluruh kader, baik generasi pendahulu maupun pengusaha muda masa kini.
”HIPMI Bengkulu hari ini berdiri kuat karena kontribusi nyata para senior dan semangat membara dari generasi muda. Sambung rasa ini menjadi bukti empiris bahwa kita tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan bersama-sama dalam satu barisan yang solid demi mendorong kemajuan organisasi dan ekosistem dunia usaha di daerah,” ujar Yosia dengan penuh semangat.
Yosia juga menambahkan bahwa kekuatan utama HIPMI terletak pada kesinambungan antar generasi. Ia menegaskan komitmen penuh BPD HIPMI Bengkulu untuk mendukung kepemimpinan nasional yang mampu membawa organisasi ini menjadi lebih progresif, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Di sisi lain, Calon Ketua Umum BPP HIPMI, Ade Jona Prasetyo, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan luar biasa dari keluarga besar HIPMI Bengkulu. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa kolaborasi antardaerah adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.
”HIPMI harus menjadi rumah besar bagi pengusaha muda yang inovatif dan memiliki daya saing tinggi. Saya sangat percaya, dengan kebersamaan dan kekuatan daerah seperti yang ditunjukkan Bengkulu, kita mampu membawa HIPMI menjadi organisasi yang memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas perekonomian nasional,” ungkap Ade Jona.
Dalam suasana yang penuh keakraban tersebut, seluruh kader dan tokoh senior HIPMI Bengkulu secara bulat menyatakan komitmen dan dukungan mereka kepada Ade Jona Prasetyo untuk memimpin BPP HIPMI pada periode 2026–2029.
Dukungan ini didasari atas keyakinan bahwa visi yang diusung oleh Ade Jona selaras dengan aspirasi daerah.
Semangat persatuan yang terbangun dalam acara ini membuktikan bahwa soliditas di tingkat daerah merupakan fondasi utama dalam menciptakan kepemimpinan nasional yang kuat, berkelanjutan, dan mampu mengakomodasi kepentingan seluruh pengusaha muda di pelosok Nusantara.
Dengan berakhirnya acara ini, HIPMI Bengkulu kembali menunjukkan perannya sebagai motor penggerak organisasi yang dinamis dan tetap memegang teguh nilai-nilai penghormatan kepada para pendahulu.

Tinggalkan Balasan