SEMARANG, Berita Merdeka Online – Kementrian Perindustrian bersama Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) menggelar bimbingan teknis menjahit di Hotel Louise Kienne, Semarang, pada Kamis (21/9/2023) pagi.

Dalam acara tersebut dihadiri Kepala Fungsi Program, Evaluasi Pelaporan Direktorat IKM LMEA, Dr Ciska Farida Ariani, mewakili Direktur IKM, Logam, Mesin dan Alat Angkut Kemenperin, Ir Dini Hanggandari MSi hadir secara daring.

Dr Ciska menyampaikan, kolaborasi peserta IKM bimbingan teknis terus berjalan bersama jajaran FKPPI beberapa daerah. Sebelumnya telah mengadakan di Kuningan, Jawa Barat.

Perihal kolaborasi, puluhan calon peserta IKM dari FKPPI Jawa Tengah dikatakan Dr Ciska, diharapkan dapat menjalankan praktik pelatihan pada kegiatan bimbingan teknis dengan baik.

Dr Ciska juga mengatakan bahwa dukungan pengurus FKPPI Jawa Tengah, juga menjadi bentuk perhatian luar biasa, atas kegiatan yang sudah terjalin dengan Kementrian Perindustrian.

“Tentu sangat kami apresiasi, tadi ketua FKPPI Jateng langsung memesan 500 pcs untuk pembuatan kemeja FKPPI. Saya harap menjadi motivasi peserta menjalani bimbingan teknis dengan baik,” ungkap Dr Ciska.

Dr Ciska juga menguraikan bahwa kegiatan peserta IKM Kementrian Perindustrian – FKKPI sudah berjalan sebanyak 4 (lima titik). Di antaranya Riau, Kuningan, Semarang hingga Sumatera Barat.

Sementara, Sekjen FKPPI pusat, Anna R. Legawati menyampaikan pada kegiatan peserta bimbingan teknis, rasa terima kasih serta apresiasi dari dukungan Kementrian Perindustrian.

Kolaborasi bersama tersebut, menurut Anna diharapkan dapat menambah kemampuan IKM bagi anggota FKPPI. Sehingga, bimbingan teknis juga dapat membantu segi perekonomian anggota kedepan.

“Karena anggota kita kan banyak ya, jadi dapat menambah income serta kemampuan. Terima kasih atas dukungan kolaborasi Kementrian Perindustrian ini,” ujar Anna.

Anna juga berharap, anggota FKPPI selain mengikuti pelatihan bimbingan teknis dari sisi kemampuan dan mendapat penghasilan. Namun, secara pribadi mahir untuk dapat implementasikan kembali.

Disebutkan Anna, dari semua titik kolaborasi tersebut. Masing-masing melakukan pelatihan bimbingan teknis berbeda. Salah satunya wilayah Kuningan, para anggota mengikuti cara mengolah kuliner dari mie.

“Kebetulan kalau di Semarang ini, pelatihan membuat pakaian jadi. Saya harap anggota FKPPI bisa memiliki keahlian mahir membuat pakaian jadi,” harap Anna.

Selain pengurus pusat FKPPI dan narasumber Kementrian Perindustrian. Turut hadir pula Ketua FKPPI Jawa Tengah, Erry Sadewo beserta jajaran, dan Dinas Perindustrian Kota Semarang.