YOGYAKARTA, BERITA MERDEKA Online – BPBD Kota Yogyakarta menjelaskan bahwa hingga terkini, penemuan korban berinisial BS (53) yang diduga bunuh diri dengan menjatuhkan diri ke bantaran Sungai Code pada Rabu sore lalu, belum ditemukan. Petugas gabungan juga telah melakukan pencarian hingga saat ini, dengan melakukan penyisiran sungai dan melaksanakan pemantauan dari udara dengan drone.

“Tim telah melaksankan penyisiran sungai menggunakan Perahu Rafting dengan search area dari jembatan Wirosaban sampai ke tempuran Sungai Opak sejauh 8,5 km. Tim juga melaksanakan pemantauan dari udara menggunakan drone Thermal dengan search area dari jembatan ring road selatan ke arah hilir sungai sejauh 8,5 km,” kata Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat, Minggu (14/4/2024).

BACA JUGA : Warga Bantul Digegerkan Penemuan Mayat Laki-Laki Di Dam Kali Opak | Berita Merdeka Online

“Hinga pada pukul 17.30 WIB, operasi SAR korban belum ditemukan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga berinisial BS (53), diduga melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan Jembatan Merah Ratmakan Gondoman, menuju bantaran Sungai Code, Yogyakarta, Rabu (10/4/2024) sore.

“Personil Polsek Danurejan sudah melakukan pengecekan TKP diduga Bunuh diri,” kata Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Sujarwo.

“Identitas adalah BS  warga Gemblakan Bawah DN 1 440 RT 21 RW 07 Suryatmajan. BS aslinya warga Lampung,” ungkapnya.

Kasi Humas menjelaskan, peristiwa diketahui bermula laporan masyarakat sekira pukul 18.00 WIB, yang saat itu sedang mencuci di timur jembatan sisi utara, dan melihat korban memakai celana pendek serta tidak menggunakan kaos, beralan kaki dari arah barat jembatan dan tidur di trotar jembatan. BS kemudian bangun dan kembali  berjalan kaki ketimur, sesampai di ujung jembatan sebelah timur BS menyeberang keselatan, kembali dan berjalan kebarat sampai ditengah jembatan jambu sisi selatan, korban menyeberang ke utara.

Korban sempat tiduran kemudian bangun, duduk tiba tiba melompat ke sungai. Selanjutnya warga mengecek dan mendapati ada sesosok tubuh manusia yang terseret arus, dengan posisi tangan melambai keatas.

BACA JUGA : Polisi Katakan Dugaan Bunuh Diri, Pria Yang Melompat Dari Jembatan Merah Ratmakan Gondoman | Berita Merdeka Online

Kemudian warga memanggil warga lainnya untuk mencari pertolongan. Dari keterangan warga, korban sempat ditemukan dan akan diselamatkan di bawah Jembatan Merah Ratmakan Gondoman namun tidak tertolong.

“Saat ini sedang dilakukan pencarian oleh BPDD, Basarnas, Tagana, Komunitas Relawan Danurejan,” jelasnya.

“Korban belum ditemukan mengingat debit Sungai Code yang saat ini dalam kondisi deras. Korban diduga mengalami depresi, sehingga nekat melakukan bunuh diri,” pungkasnya. (TIM)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.