UNGARAN, Berita Merdeka Online -Peristiwa kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, pada Minggu malam, 6 Oktober 2024, sekitar pukul 23.55 WIB.
Pemilik rumah, Andy (42), awalnya mengira listrik padam karena kelebihan daya. Namun, setelah mencoba menghidupkan kembali meteran listrik, listrik tidak kembali normal. Tak lama, api mulai terlihat dari plafon rumah, menyebabkan bagian belakang rumah, yang terletak di dekat Rumah Makan Kopi Eva, hangus terbakar.
Kapolres Semarang, AKBP Ike Yulianto W, SH., SIK., MH., memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Lokasi kebakaran berada di lingkungan Rumah Makan Kopi Eva Jambu, namun tidak ada korban jiwa,” ujar Kapolres saat menghadiri pengucapan sumpah anggota DPRD Kabupaten Semarang periode 2024-2029, Senin, 7 Oktober 2024.
Kapolsek Jambu, Iptu Supanjar Edy W, SH., MH., menambahkan bahwa api pertama kali terlihat dari plafon kamar Putra Wicaksana (17), anak Andy. “Melihat api dan asap dari kamar anaknya, Andy segera meminta bantuan keluarga yang tinggal di sekitar,” jelasnya.
Dengan api yang terus membesar, Andy menghubungi Polsek Jambu dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang. Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dan api berhasil dipadamkan pada pukul 01.45 WIB, Senin dini hari. Proses pendinginan dilakukan dengan satu unit pemadam tambahan untuk memastikan tidak ada sisa api.
Kerugian materiil akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Polres Semarang telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk menjaga keamanan dan penyelidikan lebih lanjut. Penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi oleh pihak berwenang.(day)



Tinggalkan Balasan