SEMARANG, Berita Merdeka Online – Pada debat pertama Pilwakot Semarang 2024, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yoyok Sukawi dan Joko Santoso (Yoyok-Joss) memaparkan visi mereka untuk menjadikan Semarang kota metropolitan yang “Maju dan Bermartabat.”

Pasangan Yoyok-Joss, yang mengusung konsep “Bocahe Dewe,” menekankan kedekatan mereka sebagai putra daerah yang memahami kebutuhan dan tantangan masyarakat Semarang. Dengan didukung oleh Koalisi Semarang Maju Bermartabat, Yoyok-Joss berjanji menghadirkan kepemimpinan yang “Mantap.”

Visi dan Program Bocahe Dewe

Yoyok-Joss mengusung target ambisius untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Semarang hingga 7% per tahun, lebih tinggi dari rata-rata sebelumnya. Mereka menjabarkan visi ini melalui tujuh misi, 23 program aksi, dan delapan program unggulan yang disebut sebagai “Hasta Karya,” yaitu:

1. Semarang Pinter lan Sehat:
Fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.
2. Semarang Ngopeni:
Memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan dan pemberdayaan sosial.
3. Semarang Mulyo:
Pengembangan kesejahteraan ekonomi dengan prioritas UMKM dan ekonomi kreatif.
4. Semarang Tentrem:
Memastikan keamanan dan ketenteraman kota.
5. Semarang Ijo Royo-royo:
Mendorong ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
6. Semarang Mbangun:
Pengembangan infrastruktur, termasuk perumahan dan fasilitas publik.
7. Semarang Berseri:
Pelestarian lingkungan melalui program penanganan sampah, pengelolaan air, dan sanitasi.
8. Semarang Keren:
Menyediakan ruang bagi anak muda untuk berkreasi dalam seni, budaya, dan inovasi teknologi.

Tanggapan Terhadap Tantangan Kota

Joko Santoso menyoroti masalah pengangguran yang mencapai 5,99%, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan regional, serta rendahnya PDRB per kapita dibandingkan kota besar lain. Mereka berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan yang tidak hanya melanjutkan program dari kepemimpinan sebelumnya tetapi juga memperbaiki aspek yang kurang optimal dan menambahkan solusi baru sesuai kebutuhan masyarakat.

Yoyok-Joss juga memberi perhatian khusus pada masalah lingkungan seperti rob, banjir, dan pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan utama di Semarang. Mereka menjanjikan penanganan yang lebih intensif untuk memastikan Semarang aman dan nyaman untuk ditinggali.

Dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah

Yoyok menyampaikan harapan untuk mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi dan pusat dalam mewujudkan visi mereka. Mereka optimis bahwa dengan kolaborasi ini, Semarang dapat mencapai kemajuan yang signifikan, baik dari sisi ekonomi, lingkungan, maupun kesejahteraan sosial.

Dengan konsep Bocahe Dewe dan slogan “Mantap” yang mengusung nilai kebersamaan dan kedekatan dengan warga, pasangan Yoyok-Joss berharap dapat membawa perubahan positif bagi Kota Semarang serta menjadikannya kota yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.(day)