Sei Rampah, Berita Merdeka Online — Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali menunjukkan komitmennya mendukung pendidikan dan pemberdayaan masyarakat desa. Selasa (8/7/2025), Wakil Bupati Sergai, H. Adlin Tambunan, melepas secara resmi 192 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hikmah Tebing Tinggi yang akan mengikuti program Kuliah Kerja Lapangan (KKL).
Bertempat di Halaman Kantor Bupati Sergai, para mahasiswa dilepas untuk diterjunkan ke 17 kecamatan se-Kabupaten Sergai. Mereka akan menjalankan pengabdian di tengah masyarakat dengan mengimplementasikan keilmuan berbasis nilai keagamaan yang telah dipelajari di kampus.

Dalam sambutannya, Wabup Adlin menyambut baik kepercayaan yang kembali diberikan STAI Al-Hikmah kepada Kabupaten Sergai sebagai lokasi KKL. Menurutnya, program semacam ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang peka terhadap kondisi sosial dan siap berkontribusi nyata.
“Program KKL bukan sekadar praktik teori kampus, tapi juga ladang untuk membangun empati, kepedulian, dan inovasi di masyarakat. Mahasiswa harus bisa menjadi motor penggerak perubahan di desa,” tegas Adlin.
Ia menekankan, mahasiswa diharapkan mampu menggali potensi sumber daya desa dan menyusun ide-ide konstruktif untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. “Jangan hanya jadi penonton, tapi jadilah pelaku dalam proses pembangunan desa yang tangguh dan mandiri,” tambahnya.
Lebih jauh, orang nomor dua di Sergai ini juga berharap para mahasiswa mampu menyerap aspirasi warga dan meneruskan masukan itu kepada pemerintah sebagai bahan evaluasi kebijakan.
“Pengalaman di lapangan akan menguatkan mental dan wawasan adik-adik semua. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya,” pesannya.
Secara simbolis, Wabup menerima para mahasiswa dan mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan KKL berjalan aman, lancar, serta membawa manfaat bagi masyarakat maupun pihak kampus.
Sementara itu, Ketua STAI Al-Hikmah Tebing Tinggi, Dr. H. Ficki Padli Pardede, MA, menegaskan bahwa KKL merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Ini bukan sekadar formalitas akademik, tapi proses pembelajaran di medan sesungguhnya. Sebagian besar peserta adalah putra-putri asli Sergai, jadi sudah selayaknya mereka kembali membangun daerahnya,” jelas Ficki.
Ia pun berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, dan menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam setiap interaksi di lokasi penugasan.
“Kami ingin mahasiswa tampil sebagai teladan, membawa semangat tarbiyah yang melekat pada kampus ini,” katanya.
Ficki juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sergai dan seluruh elemen yang telah membuka pintu bagi mahasiswa untuk menimba pengalaman sekaligus berbagi ilmu di desa.
Turut hadir dalam pelepasan ini Kaban Kesbangpol Sergai Drs. Nasrul Azis Siregar, jajaran OPD, para Kabag, pimpinan STAI Al-Hikmah, Kaprodi, serta civitas akademika. (M Yamin Nasution-Berita Merdeka Online)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan