Tolitoli, Berita Merdeka Online — 21 Juli 2025. Pemerintah Kabupaten Tolitoli menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) melalui pelaksanaan Survey Penilaian Integritas (SPI) di berbagai kantor pelayanan publik. Langkah ini menjadi simbol gerakan bersama memerangi praktik korupsi, yang kerap menjadi penghambat pelayanan masyarakat.

Turut mendampingi Bupati Tolitoli H. Amran H Yahya, hadir Wakil Bupati Moh Besar Bantilan, Sekda Moh Asrul Bantilan, dan Inspektur Kabupaten Tolitoli, M.N.M.T. Masyhur, bersama jajaran Inspektorat. Mereka memastikan banner bertuliskan slogan antikorupsi terpasang di beberapa kantor strategis, seperti Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, serta Badan Pendapatan Daerah.

Banner bertuliskan tagline kuat “Lima Menitmu untuk Layanan Publik Bebas dari Korupsi” diharapkan memotivasi seluruh pegawai dan masyarakat untuk mendukung program SPI 2025.

Bupati Tolitoli Amran H Yahya mengajak seluruh jajaran perangkat daerah, pegawai, mitra kerja, dan masyarakat untuk aktif mengisi Survey Penilaian Integritas KPK. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat berharga sebagai bentuk perlawanan bersama terhadap tindak pidana korupsi.

“Partisipasi kita adalah kontribusi nyata untuk memutus praktik korupsi di Kabupaten Tolitoli. Berani Mengisi, Habisi Korupsi!” tegas Bupati Amran saat memberi arahan.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga kembali mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberikan layanan yang cepat, mudah, dan transparan, tanpa celah pungli ataupun praktik penyelewengan.

“ASN harus menjadi contoh. Jangan persulit masyarakat yang datang mengurus layanan. Layani dengan tulus, profesional, dan sesuai aturan,” pesan Bupati Amran.

Sebagai garda terdepan pelayanan publik, ASN diminta menjadi pionir perubahan dengan aktif mendukung SPI dan menolak segala bentuk korupsi di lingkup kerja masing-masing. Dengan Survey Penilaian Integritas, diharapkan muncul gambaran nyata kondisi integritas birokrasi di Tolitoli, sehingga ke depan bisa terus diperbaiki dan diawasi bersama.

“Kita berkomitmen jadikan Tolitoli sebagai wilayah bebas korupsi. Mari buktikan, korupsi adalah musuh bersama!” pungkas Bupati. (Alm)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.