Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs. Teguh Sarwono, M.Si., hari ini ( 23/06/20 ) menerima kunjungan dari PWNU Provinsi Bengkulu yakni Prof. Dr. H. Sirajuddin, M.Ag., M.H., Prof. Dr. H. Rohimin, M.Ag., Dr. K.H. Zulkarnain Dali., M.Ag., Dr. Zubaedi, M.Ag., M.Pd di Ruang Tamu Kapolda Bengkulu.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWNU menyampaikan bahwa pihaknya akan meneruskan program penangkalan paham radikalisme yang telah berlangsung sebelum pandemi dan akan menggelar sosialisasi dengan mengundang elemen pemuda untuk mendengarkan secara langsung statement dari mantan teroris serta menghadirkan beberapa tokoh agama dari berbagai lintas agama.
Ketua PWNU Provinsi Bengkulu Dr. K.H. Zulkarnain Dali., M.Ag menyampaikan kegiatan tersebut akan dilaksanakan setelah 1 Juli 2020 usai Hari ke-74 Bhayangkara tahun 2020 setelah tatanan hidup baru atau yang lebih dikenal dengan new normal ditetapkan oleh pemerintah sehingga dapat dilakukan kegiatan secara langsung dan tatap muka.
“Kita berharap kehadiran Kapolda Bengkulu bisa berkenan hadir sebagai salah satu narasumber dikarenakan kegiatan yang dilaksanakan merupakan program bersama antara PWNU dan Polda Bengkulu, selain Kapolda Bengkulu nantinya akan hadir Danrem 041 Gamas sebagai narasumber,” sampainya.
Disisi lain, Kapolda Bengkulu mengungkapkan bahwa dirinya setelah 1 Juli hari bhayangkara akan melakukan kunjungan balasan ke berbagai instansi sehingga dapat terjalin sinergitas yang solid antar instansi yang ada di Provinsi Bengkulu untuk menciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif.
Terkait program penanggulangan paham radikalisme, Kapolda Bengkulu mengatakan pihaknya akan mendukung sepenuhnya program-program yang menyangkut penanggulangan paham radikalisme khususnya di Provinsi Bengkulu, sedangkan untuk kegiatan yang direncanakan akan dilaksanakan setelah 1 Juli 2020, Kapolda Bengkulu menyatakan akan menyiapkan sarana dan prasarana yang ada di Polda Bengkulu untuk dapat digunakan.
“Kita juga mendukung peningkatan status IAIN Bengkulu untuk menjadi UIN yang sedang di ajukan ke Pusat dengan tetap berpegang dengan prosedur yang ada,” ujarnya.
Sumber : https://tribratanewsbengkulu.com/
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan