SEMARANG, Berita Merdeka Online – Nama Cecilia Devina Anggraini, kreator TikTok asal Semarang Indonesia dengan nama akun @Miss_Rara, tengah menjadi sorotan setelah berhasil mencatatkan prestasi di ajang Liga Konten Global TikTok 2025.
Ia sukses meraih posisi ke-7 dan menjadi satu-satunya kreator dari Indonesia yang berhasil masuk ke deretan 10 besar dunia tahun ini.
Liga Konten merupakan ajang penghargaan berskala internasional yang diselenggarakan TikTok untuk menilai kualitas serta performa kreator dalam produksi konten, baik konten video reguler maupun siaran langsung (live streaming).
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang melalui seleksi per wilayah, pada edisi tahun ini penilaian dilakukan secara global sejak awal, mempertemukan seluruh peserta dari berbagai negara sekaligus.
“Biasanya ada penyisihan per regional terlebih dahulu, tapi tahun ini langsung dunia. Dari Indonesia yang berhasil masuk hanya saya,” ujar Rara, Senin (29/12).
Keunggulan akun TikTok Miss_Rara dinilai terletak pada konsistensi konten edukatif yang ia sajikan serta performa live streaming yang stabil dan interaktif.
Fokus kontennya bukan sekadar menghibur, tetapi memberikan wawasan mengenai strategi membangun akun TikTok, pemanfaatan platform sebagai media produktif, hingga peluang memperoleh pendapatan yang legal dan berkelanjutan.
“Konten saya lebih menekankan edukasi. Saya ingin menunjukkan bahwa TikTok bukan hanya tempat untuk hiburan, tetapi juga bisa menjadi ruang untuk berkembang dan menghasilkan,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, TikTok menjadwalkan penyerahan penghargaan bagi para pemenang di Phuket, Thailand. Namun, Rara menyampaikan bahwa dirinya tidak dapat hadir secara langsung.
“Meski saya berhalangan hadir, TikTok memastikan plakat dan hadiah akan tetap dikirimkan,” tambahnya.
Dalam Liga Konten Global, tiga peringkat teratas mendapatkan undangan eksklusif untuk menerima penghargaan di Las Vegas, Amerika Serikat.
Sementara peserta pada peringkat berikutnya memperoleh apresiasi sesuai kebijakan regional masing-masing.
Menariknya, perempuan kelahiran Semarang berusia 32 tahun tersebut baru menekuni TikTok sebagai profesi secara penuh kurang dari satu tahun.
Tekadnya mengikuti kompetisi internasional ini tidak lepas dari inspirasi sang kakak, Madam_Rere, yang lebih dulu mencatatkan prestasi dengan menempati peringkat ke-4 kategori
“Indonesia’s Best Creators – Variety” pada Liga Regional tahun sebelumnya.
Sebelum terjun ke dunia digital, Rara merupakan seorang guru SMK.
Ia memutuskan meninggalkan profesinya demi mengejar peluang baru dan kini berkomitmen terus berkarya, sekaligus membantu lebih banyak orang memanfaatkan TikTok sebagai sarana produktif.
“Harapan saya sederhana: semakin banyak orang yang bisa berkembang dan mendapatkan manfaat dari platform ini,” pungkasnya. (day)




Tinggalkan Balasan