BREBES, Berita Merdeka Online – Komitmen pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Brebes memasuki fase baru. Seluruh desa di Kecamatan Bumiayu resmi membentuk “Kampung Tangguh Bersih Narkoba” dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Eks Kawedanan Bumiayu, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam memerangi narkotika hingga ke tingkat desa.

Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, dalam sambutannya menegaskan komitmen kepolisian untuk terus memberantas peredaran narkoba secara konsisten dan berkelanjutan.

Menurutnya, peredaran narkotika didorong semata oleh motif ekonomi, namun menimbulkan dampak serius terhadap masa depan generasi bangsa.

“Apabila tidak ada upaya serius untuk memerangi narkoba, maka akan terancam keberlanjutan kepemimpinan nasional. Cita-cita Indonesia Emas 2045 akan sulit terwujud jika generasi muda rusak akibat narkoba,” tegasnya.

Dukungan terhadap program ini juga disampaikan perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal, Yayan Ahdian.

Yayan mengapresiasi langkah progresif Polres Brebes yang dinilai aktif dalam berbagai upaya pencegahan, termasuk melalui program pemilihan Duta Anti Narkoba di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.

Selain itu, Yayan mengungkapkan adanya tren baru dalam peredaran narkotika, baik dari sisi jenis maupun modus operandi.

Ia menyebutkan, kini ditemukan peredaran narkoba dalam bentuk menyerupai cokelat yang mulai masuk wilayah pegunungan.

Di sisi lain, metode transaksi juga mengalami pergeseran dari sistem tunai (cash on delivery/COD) menjadi sepenuhnya berbasis platform digital, yang menyasar kalangan anak muda.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat sebagai garda terdepan dalam menolak segala bentuk peredaran narkoba, terutama dengan munculnya berbagai modus baru yang menyasar hingga pelosok desa,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik menegaskan bahwa pembentukan Kampung Tangguh Bersih Narkoba merupakan strategi pemberdayaan masyarakat guna memperkuat ketahanan sosial di tingkat lokal.

Dukungan juga datang dari unsur TNI yang menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah dari ancaman narkotika.

Sebagai penanda peresmian, dilakukan pemberian rompi secara simbolis kepada perwakilan relawan Kampung Tangguh Bersih Narkoba. Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh pihak terkait.

Langkah ini menjadi simbol tekad kolektif masyarakat Bumiayu untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (Wawan Bambang AK)