SEMARANG, Berita Merdeka Online – Perhelatan Apel Kemanusiaan dalam rangka peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama di Kabupaten Batang akan dimeriahkan beragam penampilan atraktif dari unsur pelajar, pendekar silat, hingga relawan kebencanaan.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung di Alun-Alun Batang pada Ahad (1/2/2026) dan diperkirakan menyedot perhatian masyarakat luas.

Koordinator kegiatan Pra Apel Kemanusiaan PWNU Jawa Tengah, Muhammad Puji Wibowo, menyampaikan bahwa sebelum acara utama digelar, panitia telah menyiapkan sejumlah pertunjukan pembuka.

Di antaranya penampilan tiga tim marching band yang berasal dari Batang dan Kendal sebagai suguhan awal bagi para peserta dan undangan yang hadir.

Adapun tiga grup yang dijadwalkan tampil yakni Ansor Glagar Wisanggeni dari PC GP Ansor Batang, Gita Jala Nusantara dari SMK Nusantara Batang, serta Garfa Nada dari PC Fatayat NU Kendal.

Penampilan tersebut akan dimulai sekitar pukul 12.00 WIB hingga 14.30 WIB, sekaligus menjadi rangkaian pra acara sebelum apel resmi dimulai.

Tak hanya pertunjukan musik, suasana juga akan semakin semarak dengan atraksi pencak silat yang dibawakan para pesilat NU Cabang Batang.

Pertunjukan bela diri tradisional ini diharapkan mampu menjadi hiburan sekaligus sarana pelestarian budaya di tengah kegiatan keagamaan dan sosial tersebut.

Di sisi lain, unsur kemanusiaan juga mendapat porsi penting melalui simulasi penanganan korban bencana.

Kegiatan ini melibatkan relawan NU Peduli bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kabupaten Batang yang akan memperagakan proses evakuasi serta pertolongan darurat.

Simulasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai kesiapsiagaan menghadapi situasi bencana.

Setelah seluruh rangkaian pra acara selesai, agenda inti berupa Apel Kemanusiaan dan Istighotsah Kubro akan digelar di Jalan Veteran, jalur penghubung antara alun-alun dan pendopo kabupaten.

Ribuan jamaah diproyeksikan hadir untuk mengikuti doa bersama dan refleksi spiritual dalam momentum satu abad organisasi keagamaan tersebut.

Ketua PW Jam’iyyatul Qurra wal Huffadz NU Jawa Tengah, Prof. KH Ali Imron Al Hafidz, menjelaskan bahwa istighotsah akan diawali dengan khataman Al-Qur’an.

Selanjutnya, doa bersama akan dipimpin oleh Wakil Ketua PW JQHNU Jateng KH Ahmad Baduhun Badawi, dengan teks doa yang telah disiapkan panitia untuk dibagikan kepada para jamaah.

Sekretaris Panitia Harlah Seabad NU PWNU Jawa Tengah, Wahidin Said, menambahkan bahwa seluruh persiapan kegiatan berjalan lancar dan terkoordinasi.

Pada malam puncak istighotsah, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan juga dijadwalkan meluncurkan program jaminan sosial ketenagakerjaan dan jaminan hari tua bagi guru madrasah diniyah serta pengajar TPQ.

Program tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan di Kabupaten Batang. (arh)

 

Editor: Mualim