SEMARANG, Berita Merdeka Online – Ribuan warga memadati pusat Kota Semarang dalam gelaran Karnaval Paskah Semarang 2026 yang berlangsung meriah pada Jumat (17/4). Berbagai atraksi budaya dan pertunjukan kreatif dari peserta karnaval sukses menghadirkan suasana semarak sekaligus sarat makna religius.

Sepanjang rute karnaval hingga depan Balai Kota Semarang, peserta menampilkan beragam kostum tematik, tarian, serta iringan musik yang menarik perhatian masyarakat. Sorotan utama tertuju pada aksi teatrikal yang menggambarkan kisah penyaliban Yesus Kristus. Pertunjukan tersebut mampu memikat ribuan penonton yang menyaksikan dengan khidmat.

Selain teatrikal, penampilan kelompok difabel yang turut mengambil peran dalam rangkaian kegiatan. Di titik akhir perjalanan karnaval Paskah di depan kantor Balai Kota Semarang, kelompok difabel tampil memukau membawakan pertunjukan tari.

Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi menyiratkan pesan kuat tentang kesetaraan dan akses yang terbuka bagi semua.

Kehadiran difabel di panggung karnaval mempertegas bahwa ruang publik di Kota Semarang semakin inklusif di mana tidak sekadar memberi ruang, tetapi juga memberikan panggung yang setara untuk berekspresi dan dihargai.Karnaval Paskah Semarang 2026

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, dalam sambutannya menyampaikan bahwa karnaval ini menjadi bagian dari dinamika kota yang menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari kehidupan kota yang terus bergerak, menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk saling bertemu dan berbagi kebahagiaan di ruang publik,” ujarnya.

Karnaval Paskah tahun ini menjadi bukti bahwa perayaan keagamaan dapat dikemas dalam bentuk atraksi budaya yang menarik, sekaligus mempererat kebersamaan warga di ruang publik.(day)