Jakarta, Berita Merdeka Online – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan evakuasi warga terdampak bencana di wilayah Kota Bitung, Kota Ternate, dan Pulau Batang Dua. Instruksi tersebut disampaikan setelah Presiden menerima laporan situasi sejak pagi hari, Kamis (2/4/2026).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa Presiden langsung merespons laporan awal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana terkait kondisi di lapangan.

“Presiden sejak pagi telah menerima laporan dan langsung menginstruksikan langkah tanggap darurat untuk melindungi masyarakat,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.

Tim BNPB dan aparat mengevakuasi warga terdampak bencana di wilayah Bitung

Menindaklanjuti instruksi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BNPB, TNI, Polri, serta pemerintah daerah langsung bergerak melakukan pengecekan dan evakuasi di lokasi terdampak.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak kembali ke bangunan yang terdampak sebelum dinyatakan aman oleh otoritas terkait. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah risiko lanjutan.

Selain itu, Presiden menegaskan agar seluruh proses evakuasi dilakukan secepat mungkin dengan mengutamakan keselamatan warga sebagai prioritas utama.

Dalam upaya mempercepat penanganan, Kepala BNPB telah dikerahkan ke wilayah Sulawesi Utara, sementara tim lainnya menuju Maluku Utara guna memastikan koordinasi berjalan optimal.

Pemerintah pusat juga telah berkoordinasi langsung dengan pemerintah daerah, termasuk Gubernur Maluku Utara dan Gubernur Sulawesi Utara, guna memastikan langkah penanganan berjalan terpadu.

Langkah cepat pemerintah ini diharapkan mampu meminimalisasi dampak bencana serta memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat terdampak. (Red)