SEMARANG, Berita Merdeka Online – Sebutan “cumi-cumi darat” yang selama ini melekat pada bus-bus tua berasap hitam di Kota Semarang perlahan akan menjadi kenangan. Pemerintah Kota Semarang mulai mengganti armada lama bus Trans Semarang tersebut dengan bus-bus baru yang lebih layak dan ramah lingkungan.

Bertepatan dengan peringatan HUT ke-479 Kota Semarang, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti secara simbolis melepas 41 unit bus baru Trans Semarang di halaman Balai Kota, Sabtu (2/5).

Kehadiran armada anyar ini menjadi langkah nyata menghapus citra buruk transportasi umum yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, mengakui sebagian armada lama sudah berusia dan sering mengalami kendala teknis di lapangan. Bahkan, tidak sedikit bus yang mengeluarkan asap hitam tebal hingga dijuluki “cumi-cumi darat” oleh warga.

“Peremajaan ini menjadi bagian dari komitmen Wali Kota Semarang untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik. Armada lama yang tidak layak secara bertahap akan digantikan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, hingga awal Mei 2026, sebanyak 41 unit bus baru telah beroperasi di sejumlah koridor, yakni koridor 1, 3, 4, dan 8. Sementara itu, sekitar 50 unit lainnya masih dalam proses produksi dan akan segera dioperasikan.

Penggantian armada ini diharapkan tidak hanya menghapus julukan negatif tersebut, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi umum di Kota Semarang.

Selain itu, Pemkot Semarang juga mulai mengembangkan armada bus listrik yang direncanakan beroperasi di Koridor 1 sebagai bagian dari upaya menghadirkan transportasi yang lebih bersih.

“Target kami, seluruh peremajaan 130 armada rampung pada September 2026,” pungkas Danang.(day)