SRAGEN, Berita Merdeka Online – Cuaca mendung yang tiba-tiba menyelimuti wilayah Karangmalang menjadi tantangan tersendiri bagi anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen saat melaksanakan pengecoran jalan, Rabu (6/5/2026).
Awan gelap yang menggantung di langit menandakan hujan bisa turun kapan saja, sehingga personel harus bergerak cepat agar proses pengecoran selesai tepat waktu.
Pekerjaan yang berlangsung di lokasi sasaran fisik itu pun berjalan dengan penuh semangat.
Para anggota Satgas bersama warga bahu-membahu memindahkan adukan beton, meratakan permukaan jalan, hingga memastikan hasil cor tetap rapi dan kuat.
Mereka menyadari bahwa hujan dapat memengaruhi kualitas pengecoran jika pekerjaan tidak segera dituntaskan.
Di tengah aktivitas tersebut, Serma Suharyono terlihat aktif mengatur jalannya pekerjaan.
Ia memberikan arahan kepada seluruh personel agar setiap tahapan berjalan efektif dan tidak ada waktu yang terbuang sia-sia.
Dengan koordinasi yang baik, seluruh anggota bekerja lebih cepat namun tetap mengutamakan ketelitian.
Menurut Serma Suharyono, kondisi cuaca memang menjadi salah satu faktor penting dalam pekerjaan pengecoran jalan.
Karena itu, seluruh personel harus sigap memanfaatkan waktu yang ada agar hasil pembangunan tetap maksimal dan tahan lama.
“Kami harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Kalau hujan turun saat pengecoran belum selesai, kualitas jalan bisa terganggu. Karena itu semua harus kompak, cepat, dan tetap rapi dalam bekerja,” ujar Serma Suharyono saat berada di lokasi.
Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Proses pengecoran berhasil diselesaikan sesaat sebelum hujan benar-benar turun.
Rintik air yang mulai membasahi lokasi menjadi penanda bahwa perjuangan mereka tidak sia-sia.
Keberhasilan itu menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan, disiplin, dan ketekunan mampu mengatasi berbagai kendala di lapangan.
Jalan yang kini terbentang bukan hanya hasil pembangunan fisik semata, tetapi juga simbol dedikasi dan pengabdian Satgas TMMD untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Melalui program TMMD Reguler ke-128 ini, TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menanamkan nilai gotong royong serta mempererat hubungan dengan warga.
Setiap pekerjaan yang dilakukan menjadi bagian dari upaya nyata menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat pedesaan.




Tinggalkan Balasan