SEMARANG, Berita Merdeka Online – Tanah longsor yang terjadi di wilayah Kalialang, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, berdampak pada empat kepala keluarga (KK) atau sebanyak 11 jiwa. Seluruh warga terdampak kini telah mengungsi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko longsor susulan.
Pergerakan tanah yang terjadi sejak awal Mei membuat kondisi permukiman tidak lagi layak huni. Retakan tanah yang semakin melebar memaksa warga untuk segera meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.
Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan aparat setempat serta perangkat wilayah. Warga dievakuasi satu per satu menuju lokasi pengungsian yang telah disiapkan di sekitar area yang dinilai lebih aman.
Ketua RT setempat, Sabar Wahyudi, menyampaikan bahwa langkah cepat dilakukan setelah kondisi tanah semakin memburuk.
“Warga terdampak langsung kami ungsikan secara bertahap. Prioritas kami keselamatan, dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Selama berada di pengungsian, kebutuhan dasar warga terus diupayakan terpenuhi. Bantuan logistik seperti makanan serta akses air bersih telah disalurkan untuk memastikan para pengungsi tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan layak.
Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan keselamatan warga bukan sekadar prioritas, tetapi hal yang harus dijaga tanpa kompromi.
“Yang paling penting saat ini warga dalam kondisi aman. Kami tidak ingin penanganan ini berlarut. Apa yang bisa dilakukan di tingkat kota, langsung kami kerjakan agar warga tidak harus menunggu,” ujarnya dengan tegas namun penuh empati.
Meski demikian, rasa khawatir masih dirasakan warga, terutama terkait potensi longsor susulan. Mereka memilih bertahan di lokasi pengungsian sambil menunggu kondisi tanah benar-benar stabil dan dinyatakan aman untuk kembali.
Pemerintah setempat terus memantau perkembangan di lapangan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan keselamatan warga tetap terjaga di tengah situasi bencana tersebut.(day)




Tinggalkan Balasan