Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Infrastruktur jembatan yang kokoh merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Menanggapi dinamika informasi terkait kondisi Jembatan Air Martan di Kabupaten Seluma, Pemerhati Pembangunan Provinsi Bengkulu, Hj. Tien Syafrudin, memberikan pernyataan tegas guna memberikan kepastian bagi publik.

Berdasarkan hasil peninjauan langsung tim ahli teknik dari Universitas Bengkulu (UNIB) baru-baru ini, Hj. Tien Syafrudin menjelaskan bahwa struktur konstruksi Jembatan Air Martan berada dalam kondisi yang sangat aman dan prima. Penjelasan ini merujuk pada analisis teknis akademisi yang menyatakan tidak ada kerusakan substansial pada struktur utama bangunan.
Menurut Hj. Tien Syafrudin, isu yang berkembang mengenai kerusakan jembatan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu. Ia memaparkan bahwa bagian yang mengalami kendala hanyalah oprit atau jalan pendek penghubung jembatan, yang disebabkan oleh bencana alam baru-baru ini.
”Kita harus melihat secara objektif dari sudut pandang ahli. Secara konstruksi, Jembatan Air Martan itu kokoh dan prima. Masalah yang ada hanya pada oprit karena faktor cuaca ekstrem dan bencana alam, bukan pada kualitas jembatannya itu sendiri,” ujar Hj. Tien Syafrudin.
Beliau juga menambahkan bahwa pihak kontraktor telah menunjukkan tanggung jawab yang cepat dengan memulai proses perbaikan pada bagian oprit tersebut. Dengan dimulainya langkah perbaikan ini, ia memastikan bahwa tidak ada permasalahan berarti yang perlu diperdebatkan terkait integritas infrastruktur tersebut.
Mengingat pentingnya jembatan tersebut bagi konektivitas warga, Hj. Tien Syafrudin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersikap bijak dan mendukung keberlanjutan pembangunan yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.
”Pemerintah terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Karena tim ahli teknik sudah meninjau langsung dan menyatakan kondisi jembatan aman, maka tugas kita sekarang adalah mendukung percepatan perbaikan ini agar aktivitas mobilitas warga kembali normal sepenuhnya,” tambahnya.
Melalui sinergi antara pemerintah, tenaga ahli, dan dukungan masyarakat, pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan rakyat di Bumi Merah Putih.

Tinggalkan Balasan