Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu tengah serius menggodok rencana besar untuk memindahkan makam Pahlawan Nasional sekaligus penjahit Bendera Pusaka Merah Putih, Ibu Fatmawati Soekarno, ke Bumi Merah Putih.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar.


‎Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi dari Gubernur Bengkulu terhadap jasa besar sang pahlawan nasional.

‎Khairil menjelaskan bahwa saat ini pemerintah daerah telah melakukan berbagai tahapan persiapan. Salah satu langkah krusial yang telah dicapai adalah pembentukan tim kajian.

“Ini adalah rencana besar dari Pemprov. Pak Gubernur ingin memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pahlawan nasional kita. Saat ini, tim kajian sudah terbentuk dan tinggal menunggu proses administrasi berupa penerbitan SK (Surat Keputusan),” ujar Khairil Anwar, di kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (06/5/2026).

‎Selain aspek administratif, Pemprov Bengkulu juga memprioritaskan persetujuan dari keluarga besar Ibu Fatmawati. Gubernur Bengkulu dikabarkan telah menjalin komunikasi awal dengan pihak yayasan :

‎- Persetujuan Awal: Pihak Yayasan Fatmawati Soekarno secara prinsip telah memberikan lampu hijau terkait rencana pemindahan ini.

‎- Koordinasi Lanjutan: Pemerintah Provinsi masih menunggu waktu yang tepat untuk berkomunikasi langsung dengan keluarga inti, khususnya Ibu Megawati Soekarnoputri, guna mendapatkan konfirmasi final.

‎Rencana pemindahan makam ini tidak hanya sekadar pemindahan lokasi fisik, namun akan dibarengi dengan pembangunan kawasan yang representatif. Gubernur merencanakan Taman Remaja sebagai lokasi baru makam tersebut.

‎Kawasan ini nantinya akan dikembangkan menjadi Kawasan Terpadu yang mencakup:

‎ 1. Wisata Ziarah & Religi: Area makam yang khidmat sebagai pusat penghormatan.

‎ 2. Pemberdayaan Ekonomi: Area khusus untuk pengembangan UMKM lokal.

‎ 3. Fasilitas Publik: Penyediaan “jogging track” dan ruang terbuka hijau bagi masyarakat.

‎”Jadi, di sana nanti akan dibuatkan area terpadu. Bukan hanya sekadar makam pahlawan nasional, tetapi juga ada sisi religinya, pengembangan UMKM, hingga fasilitas olahraga. Harapannya, ini akan menjadi destinasi wisata ziarah unggulan di Bengkulu,” pungkas Khairil.