Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu akan menggelar Jamsostek Award Provinsi Bengkulu pada Agustus 2026 mendatang sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, perusahaan, dan pemerintah desa yang dinilai berkomitmen dalam mendukung pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, Ferama Putri, mengatakan bahwa Jamsostek Award merupakan kelanjutan dari penghargaan yang sebelumnya dikenal dengan nama Paritrana Award. Program tersebut telah diselenggarakan secara rutin setiap tahun sebagai bentuk penghargaan kepada para pemangku kepentingan yang berperan aktif dalam memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Menurut Ferama, perubahan nama menjadi Jamsostek Award tidak mengubah substansi dari penghargaan tersebut. Tujuan utamanya tetap memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan berbagai pihak yang telah menunjukkan komitmen dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat pekerja.
”Jamsostek Award ini sebenarnya sudah berjalan setiap tahun. Sebelumnya dikenal dengan nama Paritrana Award yang setiap tahun diserahkan oleh Bapak Gubernur. Tahun ini kami kembali melaksanakan diseminasi sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan penghargaan tersebut,” ujar Ferama, di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa penghargaan tersebut memiliki beberapa kategori penilaian. Di antaranya kategori kepala daerah yang mencakup pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota. Selain itu, terdapat kategori perusahaan serta kategori pemerintah desa yang dinilai berdasarkan kontribusinya dalam mendukung perlindungan tenaga kerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
Ferama menuturkan bahwa setiap kategori memiliki indikator penilaian tersendiri. Penilaian dilakukan untuk melihat sejauh mana komitmen masing-masing peserta dalam meningkatkan kepesertaan, memberikan perlindungan kepada pekerja, serta mendukung pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan diseminasi yang akan digelar pada Agustus mendatang, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu akan menyosialisasikan mekanisme pelaksanaan Jamsostek Award kepada seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemerintah desa.
Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas kinerja para peserta, tetapi juga diharapkan mampu memotivasi daerah, perusahaan, dan desa lain agar semakin aktif memberikan perlindungan kepada para pekerja, termasuk pekerja rentan dan sektor informal.
”Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masing-masing pihak yang telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan. Harapannya, semakin banyak pemerintah daerah, perusahaan, dan desa yang berpartisipasi sehingga cakupan perlindungan pekerja di Provinsi Bengkulu terus meningkat,” katanya.
Ferama menambahkan, melalui Jamsostek Award, BPJS Ketenagakerjaan ingin mendorong terciptanya budaya perlindungan tenaga kerja yang lebih luas di Provinsi Bengkulu. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, program jaminan sosial ketenagakerjaan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pekerja sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan