Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026. Langkah tersebut dilakukan setelah Herwan menerima koordinasi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, Sahrunudin, terkait pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi 2026, Rabu (7/10).

Koordinasi yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu tersebut membahas partisipasi ASN dalam pengisian data Sensus Ekonomi 2026. BPS Provinsi Bengkulu juga menyampaikan hasil pengecekan terhadap ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu yang hingga kini belum melakukan pengisian data sensus.
Menindaklanjuti hal tersebut, Herwan Antoni menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia akan menyampaikan surat kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai bentuk penguatan koordinasi agar ASN yang belum mengisi data segera melakukan pendataan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
Herwan menilai partisipasi ASN diperlukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data yang dihimpun melalui sensus diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi ekonomi secara lebih akurat dan menjadi salah satu dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan.
“Dengan dukungan dan partisipasi seluruh ASN, kita berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan dengan baik dan data yang dihasilkan dapat memberikan gambaran yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan,” ujar Herwan.
Menurut Herwan, tindak lanjut melalui seluruh OPD diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan ASN dalam memenuhi pengisian data sensus. Setiap perangkat daerah diminta turut menginformasikan dan mengingatkan ASN yang belum menyelesaikan pendataan.
Sementara itu, BPS Provinsi Bengkulu terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan sesuai dengan tahapan dan target yang telah ditetapkan.
Koordinasi antara BPS Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Provinsi Bengkulu menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dengan keterlibatan berbagai pihak, pendataan diharapkan dapat menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan perencanaan serta evaluasi pembangunan di Provinsi Bengkulu.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan