Kaur, Beritamerdekaonline.com — Karang Taruna Provinsi Bengkulu memperkuat peran sosial kepemudaan melalui rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Kaur tersebut diisi dengan bakti sosial, bakti pendidikan, dan bakti lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, pendidikan, dan kelestarian lingkungan.

Mengusung semangat “Karang Taruna Bersatu, Bergerak, Berdampak”, rangkaian BBKT 2026 diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Dalam kegiatan bakti sosial, Karang Taruna menyalurkan bantuan kursi roda dan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menunjang aktivitas penerima bantuan.
Ketua Karang Taruna Provinsi Bengkulu, Puja Kesuma, mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari upaya Karang Taruna untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat.
“Bulan Bakti Karang Taruna bukan hanya seremonial. Kita ingin kegiatan ini benar-benar memberikan dampak. Ada bakti sosial, bakti pendidikan, dan bakti lingkungan. Tiga hal ini merupakan bagian dari kepedulian Karang Taruna terhadap masyarakat, generasi muda, dan lingkungan,” ujar Puja.
Selain bantuan sosial, Karang Taruna Provinsi Bengkulu juga melaksanakan bakti pendidikan dengan memberikan bantuan perlengkapan kepada sekolah dasar. Program tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan sarana dan perlengkapan belajar bagi peserta didik.
Menurut Puja, pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kualitas generasi muda. Karena itu, dukungan terhadap sekolah dan peserta didik menjadi bagian dari gerakan sosial kepemudaan Karang Taruna.
Sementara itu, kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih sampah di sepanjang garis pantai Laguna, Kabupaten Kaur.
Aksi tersebut melibatkan Ketua Karang Taruna Provinsi Bengkulu Puja Kesuma, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kaur Afrizal, Ketua Karang Taruna Bengkulu Selatan Jemi Apriando, jajaran pengurus Karang Taruna, serta masyarakat Kabupaten Kaur.
Kegiatan bersih pantai tersebut menjadi upaya Karang Taruna untuk menjaga kebersihan kawasan pesisir sekaligus mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Puja mengatakan pemuda memiliki peran penting dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, Karang Taruna harus mampu menjadi organisasi kepemudaan yang tidak hanya menjalankan kegiatan, tetapi juga menghasilkan manfaat nyata.
“Kita ingin Karang Taruna hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan masyarakat, dan bergerak bersama. Karena prinsip kita adalah Karang Taruna Bersatu, Bergerak, Berdampak,” katanya.
Puja juga menyampaikan apresiasi kepada Karang Taruna Kabupaten Kaur sebagai tuan rumah, seluruh jajaran pengurus Karang Taruna, masyarakat yang berpartisipasi, serta sponsor dan berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan BBKT Provinsi Bengkulu 2026.
Ia berharap semangat gotong royong yang dibangun melalui rangkaian BBKT dapat terus berlanjut setelah kegiatan berakhir.
“Kami berharap semangat ini tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Mari terus bergerak, terus berbuat, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi dan membawa perubahan positif bagi daerah,” tutup Puja Kesuma.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan