Kabupaten Semarang, Berita Merdeka Online – Bukan hanya jalanBeritamerdekaonline dan rumah warga yang menjadi sasaran pembangunan dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga. Perhatian Satgas juga menyentuh tempat anak-anak Desa Cukil menimba ilmu agama.
Melalui rehab sarana pembelajaran agama Islam di TPQ Hidayatul Mubtadi’in, RT 16/RW 6, Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Satgas TMMD bersama masyarakat berupaya menghadirkan ruang belajar Al-Qur’an yang lebih bersih, indah, dan nyaman.
Pada Sabtu (8/8/2026), suasana gotong royong terlihat di lokasi. Personel TNI bersama warga bahu-membahu melakukan perbaikan fasilitas dan pengecatan ruang TPQ. Salah satunya Serka Jumadi yang terlibat langsung mengerjakan pengecatan bersama masyarakat.
Bagi anak-anak, perubahan tampilan ruang belajar mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi mereka yang setiap hari datang untuk membaca dan mempelajari Al-Qur’an, ruangan yang bersih dan nyaman dapat menjadi penyemangat tersendiri.
Kehadiran Satgas TMMD pun tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur fisik semata. Kepedulian terhadap sarana pendidikan keagamaan menjadi bagian dari upaya mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus menyiapkan lingkungan yang lebih baik bagi generasi muda.
Ustadzah Uswatun Khazanah, pengajar Al-Qur’an di TPQ Hidayatul Mubtadi’in, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan bantuan personel TNI.
Menurutnya, perbaikan fasilitas TPQ memberikan manfaat besar bagi para santri, terutama dalam menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman.
“Dengan TPQ yang lebih indah, bersih, dan nyaman, anak-anak tentu semakin bersemangat untuk belajar Al-Qur’an,” ungkapnya.
Gotong royong antara TNI dan warga dalam rehab TPQ tersebut sekaligus menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Prajurit tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan pembangunan jalan maupun perbaikan rumah, tetapi juga ikut memberikan perhatian terhadap tempat pendidikan agama bagi anak-anak.
Di balik sapuan kuas dan perbaikan fasilitas, tersimpan harapan besar agar anak-anak Desa Cukil memiliki ruang yang layak untuk belajar, mengenal nilai-nilai agama, serta membangun karakter sejak dini.

Dengan semakin baiknya fasilitas TPQ Hidayatul Mubtadi’in, diharapkan para santri dapat belajar Al-Qur’an dengan lebih nyaman dan penuh semangat, sehingga kelak tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
(Ikhsan)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan