Kabupaten Semarang, Berita Merdeka Online — Suasana suka cita menyelimuti Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, saat masyarakat menggelar tasyakuran atas selesainya pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, Kamis (13/8/2026).

Tasyakuran digelar sebagai ungkapan syukur sekaligus bentuk kegembiraan warga setelah berbagai sasaran pembangunan TMMD selesai dikerjakan. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah tradisi tumpengan yang dilaksanakan di sepanjang jalan hasil pembangunan Satgas TMMD.

Warga dari berbagai dusun tampak berkumpul membawa tumpeng dan beragam makanan tradisional untuk disantap bersama. Suasana guyub semakin terasa ketika masyarakat dan prajurit TNI duduk bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan.

Salah seorang anggota Satgas TMMD, Serma Solikhin, turut menikmati hidangan tumpeng yang dipersembahkan warga Dusun Gompyong. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat menjadi gambaran kedekatan yang terbangun selama pelaksanaan TMMD.

Bagi warga Desa Cukil, jalan yang telah selesai dibangun memberikan manfaat langsung. Akses tersebut diharapkan semakin mempermudah mobilitas masyarakat, termasuk hubungan antarwilayah dusun.

Ibu Afida Maratus (27), salah seorang warga, mengaku gembira dengan diresmikannya jalan yang menghubungkan Dusun Gompyong menuju Dusun Cukil.

“Saya sangat gembira dengan diresmikannya jalan Dusun Gompyong menuju Dusun Cukil, sehingga memudahkan saya dalam bersilaturahmi dengan saudara. Terima kasih saya haturkan kepada bapak-bapak TNI yang sudah berjuang membangun jalan,” ujarnya.

Peresmian dan tasyakuran tersebut turut dihadiri Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Semarang serta berbagai unsur terkait.

Bagi masyarakat, peresmian jalan bukan sekadar seremoni. Infrastruktur tersebut menjadi hasil nyata dari kerja bersama antara TNI dan warga selama pelaksanaan TMMD Reguler ke-129.
Kebersamaan dalam tasyakuran pun menjadi gambaran bahwa pembangunan tidak berhenti pada hasil fisik. Proses gotong royong yang dilakukan selama pengerjaan telah mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat.

Tumpeng yang disantap bersama di atas jalan yang baru selesai dibangun menjadi simbol rasa syukur sekaligus penghargaan warga atas pengabdian Satgas TMMD.
Kini, jalan tersebut menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat Desa Cukil. Warga diharapkan dapat menjaga dan merawatnya agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

TMMD Reguler ke-129 telah berakhir, tetapi semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat diharapkan tetap tumbuh. Dari jalan yang dibangun bersama, lahir akses yang lebih baik; dari kebersamaan, tumbuh harapan baru bagi kemajuan Desa Cukil.
Reporter: Ikhsan


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.