Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Sejumlah anak muda asal Bengkulu berhasil menyelesaikan program pelatihan dan menjalani pengalaman kerja di Jepang setelah mengikuti pendidikan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kaizu Hamagi Gakkou. Sepanjang 2023 hingga 2026, sejumlah alumni dari Bengkulu tercatat telah mengikuti program tersebut sebagai bekal memasuki dunia kerja di Negeri Sakura.

Direktur LPK Kaizu Hamagi Gakkou, Afrianto Santoso, mengatakan keberhasilan para alumni menunjukkan bahwa anak muda di Bengkulu memiliki peluang untuk bekerja di luar negeri apabila memiliki kemampuan bahasa dan keterampilan kerja yang sesuai.
“Keberhasilan para alumni menjadi bukti bahwa anak muda Bengkulu memiliki peluang bekerja di luar negeri apabila dibekali kemampuan bahasa dan keterampilan yang sesuai,” kata Afrianto.
Salah satu alumni tersebut adalah Jimi Sugiarto asal Bengkulu yang merupakan peserta angkatan pertama pada 2023. Pada angkatan yang sama, Agung Aditya Prayoga asal Kabupaten Kaur juga tercatat berhasil menyelesaikan program di Jepang.
Sementara itu, dari Kabupaten Seluma terdapat Popo Chaniago, Deri Febrianto, Boni Setiawan, dan Angsori yang merupakan alumni angkatan kedua pada 2024. Aprio Andesta juga tercatat sebagai alumni angkatan kedua pada tahun yang sama.
Afrianto menjelaskan, peserta LPK Kaizu Hamagi Gakkou mendapatkan pembekalan bahasa Jepang dan keterampilan kerja sebelum berangkat ke Jepang. Pelatihan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan program kerja, salah satunya bidang caregiver.
Menurut Afrianto, kesiapan menjadi salah satu faktor penting bagi calon pekerja yang ingin berkarier di Jepang. Selain kemampuan berbahasa Jepang, peserta perlu memahami lingkungan dan budaya kerja agar dapat beradaptasi ketika memasuki dunia kerja.
“Proses menuju bekerja di Jepang membutuhkan kesiapan, terutama kemampuan berbahasa dan pemahaman terhadap lingkungan kerja. Karena itu, pelatihan tidak hanya diarahkan agar peserta mampu berbahasa Jepang, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat digunakan ketika bekerja,” ujarnya.
LPK Kaizu Hamagi Gakkou pada awalnya menjalankan kegiatan di Desa Taba, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Pada 2024, lembaga tersebut kemudian mengembangkan kegiatan di Kota Bengkulu dan kini berlokasi di Jalan Raya Nakau–Air Sebakul, Perumahan Surabaya Permai 5, Ruko 5–10, dekat Jembatan Air Sebakul.
Pengalaman alumni yang telah menyelesaikan program dan menjalani pengalaman kerja di Jepang menjadi bagian dari upaya LPK Kaizu Hamagi Gakkou dalam memperkenalkan peluang kerja luar negeri kepada masyarakat Bengkulu.
Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia, LPK Kaizu Hamagi Gakkou juga memberikan promo pendidikan bagi calon peserta kelas bahasa Jepang level N5 dan N4. Pendaftaran yang dilakukan pada 1–31 Agustus 2026 mendapatkan potongan biaya pendidikan sebesar Rp2,5 juta.
“Melalui promo kemerdekaan ini kami memberikan potongan biaya sebesar Rp2,5 juta untuk program level N5 dan N4. Kami mengajak masyarakat yang memiliki cita-cita bekerja ke Jepang agar memanfaatkan kesempatan ini karena promo hanya berlaku selama Agustus 2026,” ujar Afrianto.
Ia berharap semakin banyak masyarakat Bengkulu memanfaatkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan bahasa Jepang dan keterampilan kerja. Dengan adanya alumni yang telah menjalani program di Jepang, peluang bekerja di luar negeri diharapkan semakin dikenal dan dapat menjadi salah satu pilihan bagi generasi muda Bengkulu.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan