BENGKULU TENGAH, Berita Merdeka Online — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepala SD Negeri 90 Bengkulu Tengah, Hedison Wan Putra, S.Pd, mengajak seluruh warga sekolah memaknai kemerdekaan melalui semangat belajar dan upaya mencerdaskan generasi penerus bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan Hedison dalam momentum peringatan kemerdekaan yang mengusung semangat “Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Menurut Hedison, perjuangan mempertahankan dan mengisi kemerdekaan tidak lagi dilakukan melalui peperangan seperti yang dihadapi para pahlawan pada masa lalu. Di era saat ini, pendidikan menjadi salah satu bentuk perjuangan penting untuk membangun masa depan Indonesia.
“81 tahun yang lalu, para pahlawan mengorbankan jiwa raga untuk merebut kemerdekaan. Hari ini, tugas kita adalah mengisi kemerdekaan itu. Dan mengisi kemerdekaan paling nyata adalah dengan mencerdaskan anak bangsa,” ujar Hedison Wan Putra, S.Pd.
Ia menilai sekolah memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga karakter dan rasa cinta terhadap tanah air.
Hedison bahkan menggambarkan ruang kelas sebagai medan perjuangan generasi masa kini. Guru, orang tua, dan siswa memiliki peran masing-masing dalam memastikan pendidikan menjadi fondasi pembangunan bangsa.
“Dulu pahlawan berjuang dengan darah di medan perang. Kini kita berjuang dengan ilmu di ruang kelas. Guru mengajar dengan ikhlas, orang tua mendampingi dengan kasih, dan anak-anak belajar dengan semangat. Dari sinilah Indonesia hebat akan lahir,” katanya.
Hedison menegaskan, kemerdekaan harus dimaknai tidak sekadar melalui seremoni dan perayaan, tetapi juga dengan tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi bangsa.
Bagi peserta didik, salah satu bentuk nyata mengisi kemerdekaan adalah belajar dengan sungguh-sungguh, membangun prestasi, menjaga akhlak, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Ia pun memberikan pesan khusus kepada para siswa SD Negeri 90 Bengkulu Tengah agar tidak takut memiliki cita-cita besar dan terus mengembangkan kemampuan melalui pendidikan.
“Untuk anak-anakku SD Negeri 90, teruslah bermimpi besar. Jangan berhenti belajar. Karena kalian adalah Indonesia di masa depan. Merdeka itu berprestasi. Merdeka itu berakhlak. Merdeka itu cinta tanah air,” tutur Hedison.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan bangsa pada masa mendatang sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang dipersiapkan sejak pendidikan dasar.
Selain siswa, Hedison menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui keteladanan dan pendampingan di lingkungan keluarga.
Guru berperan memberikan pengetahuan serta membentuk karakter peserta didik di sekolah. Sementara itu, orang tua memiliki peran penting dalam memberikan dukungan, motivasi, dan pendampingan ketika anak berada di lingkungan keluarga.
Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki kompetensi, karakter kuat, berakhlak, serta memiliki rasa tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh warga SD Negeri 90 Bengkulu Tengah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
Semangat perjuangan para pahlawan, kata Hedison, harus diteruskan dalam bentuk perjuangan melalui ilmu pengetahuan, pendidikan, prestasi, dan pengabdian kepada bangsa.
Dengan demikian, kemerdekaan tidak hanya dikenang sebagai sejarah, tetapi juga diwujudkan melalui kerja nyata dalam mempersiapkan generasi Indonesia yang unggul dan berkarakter.
Pewarta: Amri Junaidi
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan